NEWS ONE

Kondisi Jalan Menuju SMKN 1 Dan SMPN 2 Bireuen Terlihat Seperti Kubangan Kerbau.

Written By Berita One on Sabtu, 20 Oktober 2018 | 17.07.00

BIREUEN BERITA-ONE.COM--Sarana jalan menunju SMKN 1  dan SMPN 2 Kabupaten Bireuen,terlihat seperti kubangan kerbau,padahal jaln tetsebut setiap hari selalu saja dilintasi para kepala sekolah ,guru dan para siswa.
Buruknya sarana jalan itu sudah bertahun- tahun terjadi,tetapi masih luput dari  perhatian pemerintah Kabupaten Bireuen melalui Dinas terkait

Kondisi  jalan itu pada daat musim hujan,  ruas jalan yang berlubang,kelihatan persis seperti kumbangan kerbau.

Kepala SMKN 1 Bireuen Muhammad Yusuf S. Pd kepada beritaone ,mengaku,kalau sarana  jalan umum itu rusak sudah betahun. Sehingga sudah sepantasnya kerusakan badan jalan ini diperbaiki, demi kenyamanan pengguna jalan yang keluar masuk ke dua sekolah tersebut.

“Kondisi Jalan ini sebelumnya sudah cukup lama dibangun oleh pemerintah pusat, sejak berdirinya SMKN I Bireuen  Tapi belum pernah ada perawatan, kami sangat mengharapkan segera  jalan itu  segera mendapat perhatian serius dari Pemerintah,karena selain ngak enak dipandang dan sudah sangat mengangu ungkap M Yusuf Kepala SMKN 1 Bireuen yang juga sangat perduli terhadap lingkunganya.

Menurut  M Yusuf , ruas jalan  yang rusak hanya sepanjang 150 meter, yang setiap hari dilintasi oleh ribuan pelajar, guru, staf sekolah bahkan wali siswa yang mengantar jemput putra putri mereka.

Hal serupa juga dikatakan  Kepala SMPN 2 Bireuen, Nurdin S.Pd yang menyatakan harapannya, supaya jalan itu bisa segera diperbaiki. Mengingat sarana ini sangat dibutuhkan, supaya tranfortasi untuk menuju sekolah itu berjalan sangat baik,apalagi letaknya dipinggir  kota jalan raya Medan.B.Aceh .

“Jika musim hujan  tiba kebayakan  siswa kami dan SMKN I yang berjalan kaki, sulit sekali melintasi jalan yang tergenangi air. Malah,  terpaksa mereka harus membuka sepatu biar tidak basah.

Nurdin  sangat berharap, jika kondisi keuangan daerah memungkinkan, pemerintah juga memberi perhatian terhadap perbaikan fasilitas jalan ini sesegera mungkin ( Hendra ).

Zamzam Siregar Terpilih Kembali Sebagai Ketua FORWAKA Periode 2018 - 2020.

Sesjamintel saat membuka Serasehan.
Jakarta,BERITA-ONE.COM-Wartawan dari Harian Terbit,  Zamzam Siregar terpilih kembali sebagai Ketua Forum Wartawan Kejaksaan Agung (FORWAKA) untuk pereode 2018-20120 di  hotel Mercure, Karawang,  Jawa Barat, 20 Oktober, 2018.

Terpilihnya Zamzam Siregar  sebagai Ketua Forwaka untuk yang kedua kalinya ini dilakukan secara aklamsi dari sekitar 50  wartawan yang hadir dan  tergabung dalam Forwaka pada acara serasehan Kejagung dan Forwaka 20-21 Oktober 2018.

Dalam sambutannya setelah terpilih kembali  Zamzam Siregar mengatakan, "Terima kasih  kepada kawan-kawan sekalian yang telah mempercayakan kepada saya memimpin Forwaka kembali  untuk dua tahun mendatang. Dan semoga akan lebih baik lagi  serta  bisa  menyejahterakan kita semua. Selain itu,   dapat meningkatkan lagi hubungannya dengan pihak Kejaksaan Agung (Kejagung) dimasa yang akan datang", katanya.

Sebelumnya, Ketua PWI Pusat Atal S Depari yang hadir dalam acara seraseham itu, dalam sambutannya antara lain  mengtakan, sinergi Kejagung dengan Forwaka, baik karena fungsi maupun statusnya, seharusnya mengahisilkan informasi yang akurat dan presisi. Melalui informasi yang  akurat dan presisi yang disebarluaskan wartawan, akan meningkatkan kepercayaan publik kepada pers dan institusi penegak hukum, khususnya kejaksaan.

Tak jauh berbeda  sambutan dari Sekretaris Jaksa Agung Muda Bidang Inyelijen ( Sesjamintel) Kejagung , mewakili Jam Intel mengtakan,  ditengah era trasparansi dan kebebasan informasi saat ini, dapat dikatakan tidak sarupun penyelenggera negara/pemerintah, termasuk penegak hukum yang tersembunyi dari mata publik.

Dengan kemajuan tehnologi komonikasi, informasi dapat siperoleh secar cepat dan realtime melalui berbagai media, baik elektronik, cetak ataupun online.

Untuk itu Sesjamimtel Dr.H.ABD Muni SH.MH menyambut baik penyelenggaraan Forum Serasehan ini sebagai momentum penting dalam rangka meningkatkan koordinasi antara Puspenkum Kejagung dengan para wartawan yang tergabung dalam Forwaka.

Sedangkan Kapuspenkum Kejagung  Dr. Mukri SH berharap, melalui sarasehan ini dapat meningkatkan sinergitas dan kerja sama pemberitaan dengan para awak media.

Serasehan yang mengambil thema “
Penguatan Sinergitas Purpenkum Kejaksaan dengan Forwaka dalam pemberitaan kegiatan Kejaksaan RI untuk meningkatkan publict Trust,” diikuti sebanyak 100 orang peserta termasuk pegawai kejaksaan agung serta para jaksa yang bertugas di wilayah Jawa Barat dan lainnya. ( SUR )

Imron Sudah Dipulangkan Kerumahnya,Di Pasilitasi Oleh Polres Dan Pemkab Muara Enim

MUARA ENIM,BERITA-ONE.COM-Ratusan masyarakat empat desa di Kecamatan Muara Enim, Kabupaten Mura Enim, Provinsi Sumatera Selatan mendatangi polres Muara Enim pada Kamis, (18/10/2018) lalu yang meminta Imron dipulangkan, Jumaat kemarin, (19/10/2018) sekitar Pukul 04.00 Imron di pulangkan ke rumahnya, setelah dipasilitasi pihak Polres dan Pemerintah Kabupaten Muara Enim.

Bhabinkamtibmas Bripka Nopli Wahyillah Desa Muara Harapan dan Kadishub Kabupayen Muara Enim H. Riswandar, SH MH, mendampingi 3 Kepala Desa,l (Kades) yaitu Kades Muara Harapan, Kades Harapan Jaya dan Kades Saka Jaya, serta istri Imron bersama kuasa hukum ke Polda Sumsel dalam rangka menjenguk dan menanyakan proses hukum terhadap Imron.

Kapolres Muara Enim, AKBP. Afner Juwono di dampingi Kabag Ops Kompol Erwan Adita SH Sik, mengatakan kepada wartawan, Sabtu, (20/10/2018) menyampaikan, dari hasil mendatangi polda di dapati keterangan dari penyidik Direktorat Kriminal Umum Polda Sumsel, bahwa Penindakan terhadap Imron, karena sebelumnya penyidik telah melakukan 2 kali pemanggilan terkait Laporan yang dilaporkan pihak PT.Ganendra Pasopati Prawara (GPP) ke SPKT Polda Sumsel, Namun panggilan tersebut tidak pernah dihadiri Imron tanpa ada alasan.

“Pada saat dilakukan pemeriksaan oleh Penyidik, Saudara Imron terbukti dan telah mengakui bahwa dirinya telah melakukan perbuatan seperti yang telah dilaporkan. Yaitu melakukan tindakan degan mendorong salah satu karyawan PT GPP. (Gar pasal 335 KUHP),” Kata Erwan.

Ditambahkannya, pada saat di depan penyidik Polda Sumsel, Bhabinkamtibmas Bripka Nopli Wahyillah, menyampaikan bahwa Imron sedang mengalami sakit Hernia dan Vertigo maka dari itu, memohon kepada Penyidik agar Imron diberikan penangguhan untuk dapat melanjutkan pengobatan.

“Dengan melihat dan memperhatikan kondisi saudara Imron, Penyidik Ditreskrimum Polda Sumsel memberikan Penangguhan Penahanan,” Pungkas sia.
Sekira pukul 17.30 Wib, Imron bersama istri, Bhabinkamtibmas, Kadishub dan Pemerintah Desa tiba dikediamannya dalam keadaan sehat.(Tas)

Polres Muara Enim Lakukan Bhakti Sosial Kesehatan Masyarakat Dikabupaten Muara Enim

Tim urkes yang melaksanakan bakti soaial
MUARAENIM,BERITA-ONE.COM-Bukan hanya penegakan hukum saja yang di lakukan Pihak Polres Muara Enim, saat ini Tim Urkes Polres Muara Enim,melakuakan bakti Sosial penangulangan Kesehatan kepada masyrakarakat. Kegiatan ini di gelar di Desa Lubuk Empelas Kecamatan Muara Enim,Kabupaten Muara Enim,sekitar pukul 08.00 Wib,sabtu(20/10/2018)

Bakti sosial ini dilaksanakan 4 kegiatan pelayanan kesehatan berupa Home visite. Sebanyak 5 org masyarakat yang mendapat pelayanan ini, Ny.Mariani (39) penderita Kanker Rahim stadium III sejak 3 tahun yang lalu, dengan TD 90/60mmhg, rambut rontok, BB 43 kg, sudah diberikan saran kesehatan dan dianjurkan berobat lanjutan ke RS Mohammad Hoesin dengan fasilitas BPJS.

Kedua Ny.Jamilah (60), penderita Darah tinggi dengan Tensi 160/120 mmhg, sudah diberikan obat amlodipin dan vitamin. Ketiga Palindi (56) penderita hypertensi TD 140/100 mmhg dan asam urat, sudah diberikan obat Amlodipin 10 mg 1×1 dan vitamin neurotropik 1×1 serta Alofar 1×1. Keempat Sahliana (65), Hyoertensi dan penderita asam urat, sudah diberikan vitamin neurotropik 1×1 serta Alofar 300 mg 1×1.

“Anghota kita juga telah melakukan Pemberian obat anti hypertensi, Obat asam urat, serta Vitamin, Penyuluhan Kesehatan tentang perlunya mengatur pola makan, hindari makanan yg mengandung pengawet, perbanyak makan sayur serta kurangi makanan yg mengandung garam, lemak jenuh dan harus minum air putih yg cukup minmal 2 liter sehari atau 8 gelas/hari,” Kata Kapolres Muara enim Akbp Afner Juwono SH SIk MH, melalui Paur Humas Moh Yarni kepada wartawan.

Adapun tim urkes yang melaksanakan bakti soaial ini, Aipda Sunarno, AM.Kep,dan Bripka Bambang Krisbian (Bhabinkamtibmas).(Tas)

Ali Manizar Bawak 10,404 Gram Sabu Diamankan Polisi,

Tersangka dan barang bukti
MUARA ENIM,BERITA-ONE.COM-Satuan Narkoba Polsek Gelumbang Resort Polres Muara Enim, ungkap kasus 10,04 gram Narkotika jenis sabu, di Dusun I, Desa Talang Taling, Kecamatan Gelumbang, Kabupaten Muara Enim .

Ali Manizar, (35) Warga setempat, kedapatan menyimpan 24 paket diduga Narkotika jenis Sabu dengan berat Bruto 10,04 gram. Juga diamankan 1 (satu) Unit timbangan digital warna Silver, 2 bungkus plastik klip bening, 1 unit Hp merk Oppo warna hitam dan 1 Unit Hp merk Nokia warna hitam.

Kapolres Muara Enim Akbp Afner Juwono, SH Sik MH, melalui Paur humasnya Moh Yarmi, kepada wartawan, Sabtu, (20/10/2018) menjelaakan, Pada hari Jumat (19/10/ 2018) sekira pukul 11.45 wib telah diamankan Ali Manizar, (35) yanh menyimpan dan menguasai yg di duga narkotika jenis sabu.

“Penangkapan bermula adanya informasi dari masyarakat bahwa pelaku sering melakukan transaksi narkoba di dalam rumahnya,” Kata dia.

Selanjutnya pihaknya melakukan penyelidikan, hasilnya, kuat dugaan informasi yang diberikan benar. Selanjutnya anggota Sat Resnarkoba melakukan observasi diseputaran TKP setelah meyakini tersangka ada di rumah, karena seblmnya anggota sudah mengecek dimana tersangka sering berada. Sayangnya tersangka tidak terlihat termasuk di dalam masjid yang berada di belakang rumahnya, karna di duga kemungkinan yang bersangkuta akan melaksanakan sholat Jum’at, namun tidak ada.

“Selanjutnya anggota kita langsung menuju rumahnya, dan berhasil mengamnakan tersangka, selanjutnya kita langsung melakukan pemeriksaan rongga badan dan rumahnya, di saksikan langsung oleh Kepala desa dan satu warga yang saat itu akan melaksanakan sholat Jum’at. Saat pengeledahan di ketemukan BB di dalam kamarnya,” paparnya.

Selanjutnya tersangka dan BB di bawa ke Sat Resnarkoba untuk di proses sesuai hukum yg berlaku, dalam perjalanan tersangka di introgasi untuk dilakukan pengembangan namun dirinya memberikan keterangan tidak jelas selalu berbelit-belit.(Tas)

Pelaku Pemerasan Dikecamatan Tanjung Angung Muara Enim Ditangkap Polisi

Lima orang yang diduga pelaku pemerasan
TANJUNG AGUNG,BERITA-ONE.COM-Lima orang yang diduga pelaku pemerasan dengan ancaman kekerasan sebagaimana dimaksud Pasal 368 Kuhp . Sesuai dgn Dasar Lp. B-27/X/2018 Sek. Tanjung Agung Res. M. Enim, diamankan pihak Polsek Tanjungagung, Kamis (18/10/2018)

Kelima tersangka, tersebut yakni, Jakiril, (24), warga Desa Tanjung Karangan, Ego Sabinjaya (18) warga Desa Paduraksa, Saparin (27) Bin Dilut, warga Desa Paduraksa, Sardobi irawan (29) warga Desa Paduraksa, Rahmat (28), warga Desa Paduraksa dan Pelapor,

Sujianto (33) warga Desa Duku Ulu, Dusun Kecamatan Curup timur Kabupaten Rejang Lebong Bengkulu.

Sementara saksi – saksi pelapor, Alkarim (22), warga Desa Muara Meo Kecamatan, Tanjung Agung Kabuoaten Muara Enim, Endang sutoyo, Siti Amsyah (35) warga ,Banyumas Jawa Tengah, Edi heriansyah (38) warga Bengkulu.

Kapolsek Tanjungagung, Akp Arif Mansyur SH SIK MM, di dampingi Kasi Humas Bripka Hendri Yadi mengatakan, Kronologi kejadian pertama saat pelapor melintas di Jalan Lintas Sumatera Desa Matas, Kecamatan Tanjung Agung, dengan menggunakan 1 unit Mobil Bus SAN beserta Penumpang di dalamnya yang berjumlah Lebih Kurang 34 Penumpang, berangkat dari Bengkulu tujuan Solo, setiba di TKP, pelapor melihat 5 orang pelaku salah seorang Pelaku membawa 1 buah kardus dan kardus tersebut yang digunakan untuk meminta sejumlah uang terhadap pengendara Mobil yang melintas.

Modusnya, terduga pelaku ini mengatur Jalan dikarnakan ada Mobil Truck yg mogok dipinggir jalan, dan pd saat Pelapor melewati jln tsb, salah seorang terlapor mendekat kearah pelapor dan menjulurkan tangannya dan pelapor langsung memberikan Uang Rp.5000 dan tiba tiba terlapor yang diberi uang tadi langsung naik kepintu bergantungan di jendela Pintu Sopir (Pelapor) sebelah kanan sambil Terlapor Berkata. “Berhenti dulu mobil kauni, Kalu idak mati kauni,” ujarnya, menirukan pelaku.

Ditambahkannya, Karena takut, pelapor tetap melajukan kendaraannya dan kemudian terlapor tadi terjatuh dan kaki terlapor terlindas kendaraan pelapor, dan 3 orang terlapor lainnya dengan menggunakan 2 unit kendaraan sepeda motor jenis Matic langsung mengejar Pelapor sambil berteriak dan mengacungkan senjata tajam dan melemparkan beberapa buah Batu dikendaraan yang dibawa terlapor namun 1 lemparan yang mengenai kaca kendaraan Pelapor sebelah kanan yang menyebabkan kaca kendaraan Pelapor Pecah kemudian melintaslah tim patroli anggota Polsek Tanjung Agung yang sedang melaksanakan Patroli rutin melihat kejadian tersebut membawa terlapor dan Pelapor ke Polsek Tanjung Agung serta membawa 1 terlapor yang terlindas ke Puskesmas Tanjung Agung.

Barang bukti yang berhasil diamankan berupa
1 Buah Kardus, Uang tunai dengan jumlah Lebih Kurang Rp.74.000, 2 Unit Sepeda Motor matic Merk Honda Beat, 3 buah Batu berukuran Kepalan Tangan orang Dewasa.

Ke lima orang terlapor, pada saat melakukan Pungli, pemerasan selepas menonton orgen tunggal serta dalam keadaan mabuk Miras, dan sebelum memberhentikan Mobil yang dikendarai Pelapor, terlapor sudah meminta uang kepada beberapa Mobil yang melintas sebelum Mobil Pelapor.-(Sumber : Polsek Tanjung Agung.(Tas)

Pengedar Sabu Di Muara Enim Diringkus Polisi

Tersangka dan barang bukti
MUARA ENIM,BERITA-ONE.COM-Sat Res Narkoba Polres Muara Enim,berhasil Ringkus pengedar sabu diwilaya hukum polres muara enim,yang lokasinya didepan warung remang – remang sungai tebu kecamatan Muara Enim Kabupaten Muara Enim, kamis (18/10/2018) pukul 01,30 wib.

Pada hari Kamis tanggal 18 Oktober 2018 sekira pukul 01.30 wib telah diamankan 1 (satu) orang laki-laki karna memiliki, menyimpan dan menguasai yg di duga narkotika jenis sabu.

Penangkapan bermula adanya informasi dari masyarakat yg di terima bahwa Di depan warung remang semang sungai tebu kec. Muara Enim Kab. Muara Enim sadar. GUNTUR sering melakukan transaksi narkoba,

Berdasarkan info tersebut pers Sat Resnarkoba melakukan penyelidikan di sekitar Tkp. Sekira pukul 01.30 wib Pers Sat Resnarkoba melakukan penangkapan dan penggeledahan terhadap tersangka sdr. GUNTUR. Pada waktu pengeledahan terhadap tersangka ditemukan barang bukti (BB) sebagimana tersebut diatas.

Selanjutnya tersangka dan BB di bawa ke Sat Resnarkoba Polres Muara Enim guna untuk dilakukan pemeriksaan sesuai ketentuan hukum yg berlaku.

Di duga tersangka atas nama,Guntur Bin Syaar (ALM) , 43 thn, Wiraswasta, almt Jl. Mayor Zen belakang komp Airud desa. Sei Lais. Kec, Kalidoni.Kota palembang. dengan barang bukti, (saru) paket kecil diduga narkotika jenis sabu dengan bruto 0,37 gram. 1 (satu) unit HP merk Samsung warna hitam, beserta simcard.(Tas)

Pansel Lelang Jabatan Pemkot Langsa Terkesan Tidak Fair

Syahrul Thaib SH.MAP,

LANGSA - BERITA ONE.COM- Tim Panitia seleksi (pansel) untuk pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama di lingkungan Pemkot Langsa dinilai tidak fair dan terindikasi ada main mata untuk meloloskan nama-nama tertentu.

Dari  informasi beberapa sumber layak dipercaya  yang berhasil wartawan kumpulkan, Sabtu (20/10) menyatakan bahwa lelang jabatan bagi ASN diikuti oleh 37 orang peserta.

Ada beberapa keputusan pihak pansel JPT ikut bermain seperti jadwal pendaftaran penerimaan terbuka bagi JPT diperpanjang dari sebelumnya 12 Oktober hingga tangga 23 Oktober 2018 tanpa alasan mendasar.

Seperti dituangkan dalam pengumuman No: 08/PANSEL/IX/2018 tentang jadwal pendaftaran seleksi terbuka pengisian jabatan pimpinan tinggi pratama.

Dimana isi pengumuman tersebut yaitu sehubungan dengan Pengumuman Nomor 05/PANSEL/IX/2018, tanggal 19 September 2018, dan Pengumuman Nomor 07/PANSEL/IX/2018, tanggal 10 Oktober 2018 tentang Seleksi terbuka pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Di Lingkungan Pemerintah Kota Langsa, maka dengan ini
jadwal Pendaftaran Seleksi Terbuka JPT Pratama di Lingkungan Pemerintah Kota Langsa di perpanjang sampai dengan tanggal 23 Oktober 2018.

Dan untuk persyaratan pendaftaran pada angka 8 (delapan) yaitu Berpangkat minimal Pembina
(IV/a), 2 (dua) tahun di rubah dan selanjutnya berbunyi sebagai berikut : 8 Berpangkat minimal Pembina (IV/a).

"Ini kelihatan kejanggalannya pada persyaratannya kenapa bisa berubah yang terindikasi beberapa nama yang ikut lelang jabatan belum memenuhi persyaratan Pembina IV/a minimal dua tahun dan dirubah Pembina IV/a nol tahun juga bisa ikut lelang JPT," ungkap sumber yang tidak ingin namanya dipublis.

Lanjutnya, kondisi yang terjadi seakan pihak Pansel bisa lolos dari gugatan peserta yang ikut JPT maka dilakukan perubahan persyaratan, serta yang mencuat kuat dugaan adanya intervensi pihak tertentu. Disinilah pansel seakan bermain manis.

"Ada putra mahkota yang gak memenuhi syarat tersebut, maka diperpanjang supaya jangan kelihatan, maka diperpanjang dan dibuka untuk umum biar siapa saja bisa mendaftar serta meramaikan seleksi pengisian JPT Pratama ini," paparnya.

Adapun 37 nama yang ikut lelang pengisian JPT sebagai berikut, Dra Suhartini MPd, Rinaldi Aulia AP MSi, Drs Mardani MAP, M Syarif MPd, Drs M Yunus, Al Azmi SSTP MAP, Samsul Bahri SE, Darma Putra SP, Maimun Sapta SE, Syamsul Bahri SE, Armia SP, Drs T Muldisyah MSP, M Tarmizi, SE, MM, Yanis Prianto SE MSi, M Darfian ST, Nurhalim Buhairy SE, Ir Abdul Qahyum, Hendri Soenandar SSTP MSi, Rizal Fahlevi AP MSP, Ir Riedwan MM, Mahmuddin ST, Ir Zainal Arifin, Syamsuddin ST, Rudi Selamat ST, M Husin, S.Sos, MM, Drs Zulhadisyah Sulaiman MSP, Muharram ST MSi, Manawiyah SE, Bustami SH, Drs Zakfaruddin MM, Drs Muhammad MM, Agussalim SH MH, Fadli Maulana ST MT, Raja Angkasah SH, Drs Muzakir, Fahriansyah SH dan Yudi Ferdiansyah Putra SSTP MSP.

Sementara itu secara terpisah Ketua Panitia Seleksi Terbuka Pengisian Jabatan Pimpinan Pratama Kota Langsa, Syahrul Thaib SH MAP, yang dikomfirmasi wartawan via telp membantah  bahwa tim pansel ingin meloloskan nama-nama tertentu.

Dan ditanyak soal kenapa jawdal pendaftaran dibuka kembali, Syahrul Thaib, menyatakan bahwa kouta pendaftaran masih kurang sesuai dengan acuan dimana setiap OPD ada tiga orang.

"Kita ikuti aturan yang berlaku sesuai ketentuan yang ada untuk memenuhi kuota pendaftar," ungkap Syahrul Tahib yang juga Sekdakot Langsa.

Lanjutnya, terkait spesifikasi Pembina IV/a minimal dua tahun dan dirubah Pembina IV/a nol tahun dikarenakan kekurangan orang dalam satu OPD, langkah yang diambil oleh pihak tim pansel sudah benar.

"Pihak tim pansel sudah melakukan hal yang benar dan tidak ada indikasi ingin meloloskan nama-nama tertentu dan sejauh ini tidak ada titipan nama untuk lolos menjadi pejabat yang harus melewati seleksi ketat," ujarnya. (SU).

 
Support : WebMaster | Jun Manurung Copyright © 2011. Berita One - All Rights Reserved
Template Created by Posmetro Ciber Group Proudly powered by Blogger