Sidang Kasus Korupsi di PT ASABRI Dilanjutkan.


Jakarta,BERITA-ONE.COM-Periksaan terhadap 8 terdakwa dalam kasus dugaan korupsi di PT ASABRI  yang merugikan negara sekitar Rp 22 triliun labih  dilanjutkan persidangannya setelah mejelis  hakim yang diketuai Eko Purwanto menolak eksepsi dari 8 terdakwa yang diajukan kemejahijau pengadilan Tioikor Jakarta.

Menurut majelis, eksepsi para terdakwa yang ditolak itu karena telah masuk kemateri pokok perkara. Sedangkan surat dakwaan Jaksa, baik secara formal ataupun material telah memunuhi syarat hukum  yang telah ditentukan. Untuk itu sidang dilanjutkan pemeriksan saksi pada sidang berikutnya.

Kapuspenkum Kejaksaan Agung Leonard Eben Ezer Simanjuntak SH.MH Senin 6/9/2021 mengatakan sidang kasus PT Asabri akan dilanjutkan dengan pemeriksaan pokok perkara pada Senin (13/9) mendatang dengan acara  pemeriksaan saksi-saksi  yang dihadirkan Tim JPU dalam sidang.

Delapan terdakwa yang eksepsinya  ditolak majelis hakim antara lain dari unsur Asabri yakni Sonny Widjaja dan Adam Rachmad Damiri masing-masing mantan Direktur Utama PT Asabri.

Hari Setiono selaku mantan Direktur Investasi dan Keuangan Asabri dan Bachtiar Effendi selaku mantan Kepala Divisi Keuangan dan Investasi PT Asabri.

Dari unsur swasta yaitu Benny Tjokrosaputro Direktur PT Hanson International, Heru Hidayat Direktur PT Trada Alam Minera dan Naxima Integra, Lukman Purnomodisi Direktur Utama PT Prima Jaringan dan Jimmy Sutopo Direktur PT Jakarta Emiten Investor Relation.

Satu terdakwa lagi yaitu Ilham Wardhana Siregar mantan Kadiv Investasi PT Asabri. Namun perkaranya dihentikan penuntutannya karena yang bersangkutan meninggal dunia di Rumah Sakit An-Nisa Tangerang pada 31 Juli 2021.

Penghentian penuntutan dilakukan Kepala Kejaksaan Negeri Jakarta Timur dengan Surat Ketetapan Penghentian Penuntutan/(SKP2 (P-26) Nomor: B-1697/M.13.1/Fu.1/08/2021 tanggal 12 Agustus 2021 atas nama tersangka Ilham Wardhana Siregar Nomor Register Perkara : PDS-05/KOR/JKT.TM/05/2021.

SKP2 tersebut diterbitkan dengan merujuk surat keterangan dari Rumah Sakit An-Nisa Tangerang tanggal 31 Juli 2021 ditandatangani dr Syarifah C Amrina yang menerangkan tersangka meninggal dunia.

Terkait  barang bukti dalam berkas perkara Ilham Wardhana Siregar Nomor: 06/Rp.3/02/2021 tanggal 30 April 2021 dipergunakan dalam perkara lain terkait dugaan PT Asabri pada beberapa perusahaan periode tahun 2012 hingga 2019. (SUR).

No comments

Powered by Blogger.