Lapas di Tangerang Terbakar, Pemerintah Akan Bangun Sejumlah Lapas.


Menko Polhukam saat tinjau lokasi

Jakarta,BERITA-ONE.COM-Menko Polhukam Mahfud MD berecana akan memanfaatkan  tanah hasil sitaan negara terkait kasus Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) yang  rencananya akan dibangun  sebagai lokasi pembangunan lembaga pemasyarakatan (lapas) baru.

Hal ini terinpirasi keadaan Lembaga Permasarakatan ( Lapas) kelas I di Tangerang yang telah opverload dan terbakar pada Rabu pagi karena diduga  kosleting listrik. Dalam peristiwa ini sebanyak 41  nara pidana (Napi) tewas terpanggang, serta puluhan lainnya luka luka bakar berat dan ringan.

Mahfud mengatakan,  banyak lapas di Indonesia tidak sehat karena para warga binaan  sudah melibihi kapasitas.Sel yang kelebihan penghuni  dinilai berpotensi menimbulkan kecelakaan seperti kebakaran yang terjadi di Lapas Kelas I Tangerang tersebut .

Kamar Lapas yang terbakar

Dari mana tanah yang dibutuhkan ribuan hektare ini, saya sudah bicara dengan Kementerian Keuangan tadi, tanah-tanah dari BLBI yang sekarang kami kuasai itu nanti, lembaga pemasyarakatan perlu berapa, di seluruh Indonesia,” Ujar Mahfud.

Rencana tersebut tercetus saat dirinya dan Menkumham Yasonna Laoly berbincang soal kondisi lapas di Indonesia yang memprihatinkan.
Berangkat dari situ, dia menyampaikan bahwa pemerintah bersedia menyediakan lahan serta dana untuk pembangunan lapas di sejumlah wilayah.

“Tadi saya dengan Pak Menkumham segera akan lebih fokus ke sini dalam waktu dekat. Saya katakan kalau orang membangun itu, kan, perlu uang dan perlu tanah. Saya katakan sudah saya yang cari tanahnya, Anda perlu berapa ribu hektare nanti kita cari biayanya,” ucap Mahfud.

Rencana pembangunan lapas dengan kapasitas dan kondisi yang mumpuni sudah terbersit sejak dirinya masih menjabat sebagai anggota DPR pada tahun 2004 silam.

Saat itu, Mahfud mengungkapkan pertimbangan anggaran memang menjadi permasalahan utama rencana pembangunan lapas tersebut.

“Kami berencana segera membangun lapas-lapas karena sudah overkapasitas. Ini sejak tahun 2004 ini dibicarakan terus antara pemerintah dengan DPR tetapi selalu tidak jadi karena pertimbangan anggaran, pertimbangan ini itu,” ungkap Mahfud.

Dirinya memastikan rencana itu ke depan tak lagi hanya menjadi sebatas wacana semata. Mahfud berjanji pemerintah akan menyediakan anggaran beserta lahan yang memang dibutuhkan Kemenkumham, dalam hal ini Dirjen PAS, untuk membangun lembaga pemasyarakatan yang lebih layak.

Seperti diberitakan sejumlah media massa,  Rabu pagi Lapas Kelas I Tangerang terbakar dan 41 napi tewas terpanggang. Sedangka yang puluhan orang lainnya  yang  terdiri luka berat dan ringan masih dirawat di RS Tangerang.

Dan korban yang meninggal dunia dibawa ke RS Polri Keramat Jati Kakarta Timur untuk diotopsi. Dan para keluarga korban berdatangan untuk mencari tahu keadan keluarganya yang menjadi korban (SUR).


No comments

Powered by Blogger.