Ketua WRC Lahat Heri AS Menyoroti Tarif Pasang Baru Listrik Desa Mekar Jaya Sangat Memberatkan Masyarakat

Ketua WRC Lahat Heri AS

LAHAT,BERITA-ONE.COM-Ketua Watch Relation of Corruption (WRC) DPD Kabupaten Lahat Propinsi Sumatera Selatan Heri AS,menyoroti tarif pasang baru listrik pada masyarakat, yang dinilai sangat memberatkan. 

Diperoleh informasi dari warga tarif pemasangan meteran listrik baru itu mencapai jutaan rupiah. Seperti yang dikeluhkan oleh salah satu pelanggan yang baru saja melakukan pemasangan meteran listrik ,Tamsi Rusli warga Desa Mekar Jaya Kecamatan Kikim Barat Kabupaten Lahat Provinsi Sumatera Selatan.Besarnya biaya pemasangan listrik  berpariasi pak menurut kemampuan masyarakat seperti kontan, kredit, dan jaminan sertipikat tanah atau rumah. Kalau kontan Rp.3.300.000,  Rp.3.500.000, ada yang Rp.3.600.000 kalau kredit Rp.3.800.000. Jelasnya'.

Salah satu pegawai PLN Lembayung Lahat pemasangan listrik atau pemasukan api yang 900 watt hanya Rp.1.050.000,. serta tiga titik instalasi Rp.200.000,. disini jelas hanya Rp.1.250.000,.saja ,jika Bambang Susanto selaku kades Mekar Jaya menekan kepada masyarakat desa untuk pemasangan listrik dari Rp.3.300.000,. sampai Rp.3.800.000, Dua juta (Rp.2.000.000,.) keuntungan yang di ambil Pak Kades dari warganya,sedangkan jumlah warga yang memasang meteran listrik lebih dari 74 KK.Apakah ini tidak memeras rakyat,sedangkan masyarakatnya berkehidupan dibawah garis kemiskinan,"ungkapnya.

Heri AS  berharap dalam musim pademi covid 19 kepala desa Jagan mencari keuntungan besar dari proyek pemasangan baru listrik dan mendesak aparat penegak hukum  untuk segera bertindak tegas,kasihan masyarakat kecil jika ingin menikmati kehidupan yang layak seperti penerangan harus membayar mahal padahal hak hak warga negara indonesia dilindungi dan dijamin  dalam Undang Undang Dasar 1945.,"Ungkapnya.

Ahmad bahuri warga  desa Mekar Jaya Kecamatan Kikim Barat Kabupaten Lahat Provinsi Sumatera Selatan menjelaskan kepada awak media kami beragam seperti ada yang di ambil sertipikat sebagai jaminan itu keinginan pak kades untuk saya di bandrol Rp.3.300.000 baru saya bayar Rp.2.500.000 sisanya masih berhutang Rp.800.000 lagi sedangkan yang di pasang cuma meterannya saja pak' untuk instalasinya saya pasang sendiri, "tambahnya.

Ketua DPC KPKN Kabupaten Lahat Dittri saat dimintai tangapannya tentang pungli pemasangan baru listrik oleh kepala desa Mekar Jaya, saya berharap pihak terkait segera menindaklanjuti karena ini jelas ada dugaan pemerasan terkesan unsur pemaksaan terhadap rakyatnya,apakah ini bisa dijadikan seorang pemimpin padahal seorang pemimpin harus berani berkorban demi rakyat namun faktanya justru mengambil keuntungan 

dari rakyatnya.ungkap Dittri kepada wartawan media ini.

Bambang Susanto Kepala Desa Mekar Jaya kecamatan kikim barat Kabupaten Lahat propinsi sumatra selatan,saat dikonfirmasi via WA 0813 7778 XXXX ( 14-08-2021) menjawab, isi jawaban di whatsApp pak lades

Alkumsalam

Amun dana memang Ade lebihnye pk itu untuk pemasangan pasilitas umum ,untuk dana tebas bayang,untuk ganti rugi lahan desa tetangga yg d lewati dan masalah sertifikat itukan masyarakat yg yerakan tidak dipaksa itupun kalau da lunas byar kami kembalikan,

Pk yg lemak tu BPK langsung ke rmh aku biar jelas.

Bambang sutanto Kepala Desa Mekar Jaya Kecamatan Kikim Barat Kabupaten Lahat Propinsi Sumatera Selatan saat dikonfirmasi dirumah salah satu warga desa Ngalam Kecamatan Gumay Talang Kabupaten Lahat Propinsi Sumatera Selatan Mengatakan ' saya hanya dapat fee Rp  300.000 permeteran  dari 74 kk yang terpasang,jelasnya.

Menurut keterangan salah satu pegawai PLN yang tidak mau dituliskan namanya   dihubung VIA HP 19-08-2021,mengatakan sepengetahuan saya pak kades bayar kepada pemasang  Rp 800.000 yang disetorkan ke PLN hanya Rp 600.000 dia hanya dapat Rp 200.000  permeteran,karena meteran yang dipasang semua bersubsidi dari 74 kk tersebut,jelasnya.

wartawan media ini dihubungi VIA HP salah oleh satu warga warga desa Mekar Jaya Kecamatan Kikim Barat kabupaten Lahat propinsi Sumatera Selatan yang meminta namanya dirahasiakan mengatakan,pak wartawan setelah pemberitaan kemarin kami masyarakat dipaksakan pak kades membuat surat pernyataan tidak keberatan diatas materai,kenapa kami seperti dizolimi dan ditekan pak kades,jelasnya.

Heri  AS.Ketua Watch Relation of Corruption ( W.R.C.) Dewan Pimpinan Daerah.( DPD)  Kabupaten Lahat Propinsi Sumatera Selatan,mengatakan saya berharap pihak terkait segera bertindak tegas dalam permasalahan ini,terutama inspektorat segera melakukan pemanggilan dan pemeriksaan karena kasian masyarakat jika dipimpin seorang pemimpin yang diduga kuat menzolimi serta menindas rakyatnya,apalagi rakyatnya rata rata tarap kehidupan ekonominya dibawah garis kemiskinan,harapnya.

Heri AS menambahkan, saya berharap kepada  upati Lahat Cik Ujang segerah pangil dan tindak Bambang susanto Kepala Desa Mekar Jaya Kecamatan Kikim Barat Kabupaten Lahat Propinsi Sumatera Selatan,karena diduga masyarakat dipaksa menuruti kemauan dan keinginan kades demi kepentingan dan keutungan kades,seperti masyarakatnya diduga dipaksakan untuk membuat surat pernyataan tidak keberatan pemasangan listrik diatas materai dengan harga yang sangat mahal bahkan setelah mencuatnya permasalahan ini.ujarnya.(NITA YUPIKA)

No comments

Powered by Blogger.