Kejagung dan Kejati DKI Jakarta Tangkap Buronan DR Joko Sutrisno

Teks foto : Terpidana diapit petugas

Jakarta,BERITA-ONE.COM-Tim Tangkap Buronan (Tabur) dari Kejaksaan Agung dan Kejaksan Tinggi DKI Jakarta berhasil menagkap buronan mantan pejabat

Direktorat Jenderal Manajemen Pendidikan Dasar dan Menengah Kemdiknas 2009 bernama DR Joko Sutrisno, diJalan Matoa Raya Nomor 18, Karangasem, Kecamatan Laweyan, Kota Surakarta Jawa Tengah Selasa 7/9/2021.

Joko Sutrisno diamankan terkait   Tindak Pidana “Korupsi  Pelaksanaan Lomba Keterampilan Siswa (LKS) SMK XVII dan Pameran SMK pada Direktorat Jenderal Manajemen Pendidikan Dasar dan Menengah Kemdiknas 2009.

Buronan kelahiran 62 tahun yang lalu di Solo Jawa Tengah dan tinggal di Apartemen Permata, Jalan Palmerah Selatan No.20 Jakarta Selatan,  yang merupakan  PNS Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan.

Berdasarkan Putusan Mahkamah Agung RI Nomor: 1559 K/ Pid.Sus / 2012 tanggal 18 Oktober 2021, Terpidana DR. JOKO SUTRISNO dinyatakan terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan Tindak Pidana Korupsi terkait Pelaksanaan Lomba Keterampilan Siswa (LKS) SMK XVII Tahun 2009 dan Pameran SMK tahun 2009 pada Direktorat Jenderal Manajemen Pendidikan Dasar dan Menengah Departemen Pendidikan  Nasional.

Joko Sutrisno dipersalahkan melanggar Pasal 3 ayat (1) jo Pasal 18 ayat (1) Undang-undang Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dengan Undang-undang Nomor 20 tahun 2001 tentang Perubahan atas Undang-undang Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 1999 jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 Jo Pasal 64 ayat (1) KUHP,.

Perbuatan Joko Sutrisno ini  mengakibatkan kerugian keuangan negara sebesar Rp. 1,8 milyar lebih.Karenanya   Joko  Sutrisno dijatuhi pidana penjara selama 3  tahun serta dihukum membayar denda sebesar Rp 200 juta  subsidiair 6 bulan kurungan.

Terpidana Joko  Sutrisno  diamankan di Jalan Matoa Raya Nomor 18, Karangasem, Kecamatan Laweyan, Kota Surakarta Jawa Tengah karena ketika dipanggil oleh Jaksa Eksekutor Kejaksaan Tinggi (Kejati) DKI Jakarta,  tidak datang memenuhi panggilan yang sudah disampaikan secara patut, sehingga  dimasukkan dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) dan akhirnya berhasil diamankan ketika pencarian diintensifkan bekerjasama dengan Tim Tangkap Buron (Tabur) Kejaksaan Agung.

Rencananya pada hari Rabu 08 September 2021, Joko Sutrisno akan dibawa ke Jakarta oleh Tim Jaksa Eksekutor dengan mematuhi protokol kesehatan, kata Kapuspenkum Kejagung Leonard Eben Ezer Simanjuntak SH.MH. (SUR)




No comments

Powered by Blogger.