Buronan Mantan Anggota DPRD Garut Ditangkap


Jakarta,BERITA-ONE.COM-Mantan Anggota DPRD Kabupaten Garut Jawa Barat tahun 1999-2004 Miscbah Somantri yang melakukan korupsi berhasil ditangakap tim Tabur Kejaksaan Negeri Garut dikediamannya Kamis (9/9/2021).

Buronan  Miscbah pelaku tindak pidana korupsi terkait penggunaan anggaran DPRD Kabupaten Garut dan sekretariat DPRD Tahun anggaran 2001 s/d 2003 atas nama Drs. Miscbah  Somanyri  mantan anggota DPRD Kabupaten Garut periode 1999-2004. yang merupakan buronan dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Garut. 

Miscba  Somantri  terbukti bersalah melakukan Tindak Pidana Korupsi dari Penggunaan Anggaran DPRD Kabupaten Garut dan Sekretariat DPRD Tahun Anggaran 2001, 2002, dan 2003 sebesar RP. 28,1 milyar lebih .

Dalam pengeluarannya terdapat pembayaran yang tidak benar dan menyimpang dari peraturan dan hukum yang berlaku sehingga mengakibatkan kerugian keuangan negara sebesar Rp. 6,5 M lebih  yaitu pengeluaran anggaran belanja yang seharusnya didukung dengan bukti-bukti pengeluaran sesuai pos belanja mata anggaran, ternyata dalam realisasinya berupa bukti-bukti pembayaran/kuitansi pengeluaran uang tunai yang diterima oleh para pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Garut dengan rincian untuk masing-masing tahun anggaran sebagai berikut :
Tahun 2001 sebesar Rp. 1,627 milyar lebih.
Tahun 2002 sebesar Rp. 3,414 milyar lebih,
Tahun 2003 sebesar Rp. 1,5  milyar lebih.

Berdasarkan Putusan Mahkamah Agung RI Nomor 178/Pan Pidsus/118.K/Pid.Sus/2008 tanggal 30 Juni 2008, Terpidana Miecbah  Somantri , dkk dinyatakan terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan "Kejahatan Korupsi".

Dan menjatuhi hukuman pidana penjara masing-masing selama 4 tahun, menetapkan masa penahanan yang telah dijalani terdakwa dikurangkan seluruhnya dari pidana yang dijatuhkan.

Menghukum terdakwa dengan pidana denda sebesar Rp. 200 juta  dengan ketentuan apabila denda tersebut tidak dibayar maka kepada terdakwa dikenakan hukuman pengganti dengan pidana kurungan masing-masing selama 6  bulan, dan membayar uang pengganti sebesar Rp. 114.694.600 (seratus empat belas juta enam ratus sembilan puluh empat ribu enam ratus rupiah).

Apabila Terpidana tidak membayar uang pengganti paling lama 1 (satu) bulan sesudah Keputusan Pengadilan yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap, maka harta bendanya dapat disita oleh Jaksa dan dilelang untuk menutupi uang pengganti tersebut, dalam hal Terpidana tidak mempunyai harta benda yang mencukupi untuk mengganti tersebut maka diganti penjara selama 1 (satu) bulan.

Terpidsna  Midcbah  Somantri diamankan di kediamannya karena ketika dipanggil oleh Jaksa Eksekutor Kejaksaan Negeri Garut, Terdakwa tidak datang memenuhi panggilan yang sudah disampaikan secara patut,.

Kemudian yang bersangkutan dimasukkan dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) dan akhirnya berhasil diamankan ketika Tim Tabur Kejaksaan Negeri (Kejari) Garut melakukan pemantauan 1x24 jam di lingkungan sekitar dan berdasar Surat Perintah Pelaksanaan Putusan Pengadilan Nomor Print-01/M.2.15/Fu.1/09/2021, Terpidana Miscbah  Somantri  berhasil diamankan dan dibawa langsung ke Kejaksaan Negeri Garut dan selanjutnya di eksekusi di Rutan II B Garut.

Sebelum dilaksanakan eksekusi terhadap Terpidana dilakukan pemeriksaan kesehatan dan test swab antigen dan dinyatakan Terpidana sehat dan negatif covid-19.

Saat ini Kejaksaan Negeri Garut terus melakukan pencarian DPO terhadap Terpidana H. Abdurragman, Sag, Terpidana KH. Ihat Kadar Solihat, dan Terpidana Dadan Slamet,kata Kapuspenkum Kejagung Leonard Eben Eser Simanjintak SH.MH. (SUR).

Teks foto: Tepidana Miscbah Somantri (tengah).

No comments

Powered by Blogger.