Kejagungan Limpahkan Kasus Korupsi Benih Jagung Ke Kejati Lampung.


Jakarta,BERITA-ONE.COM-Penyidikan Kasus korupsi pengadaan  benih jagung  Dirjen Tanaman  Pangan Kementerian Pertanian oleh Penyidik Tindak Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Agung (Kejagung) dilimpahkan ke Kejaksaan Tinggi Lampung,  (11/5/ 2021).

Penyelidikan yang dilakukan berdasarkan Surat Perintah Penyelidikan Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Nomor : Print-31/F.2/Fd.1/07/2019 Tanggal 25 Juli 2019 tentang Dugaan Perkara Tindak Pidana Korupsi dalam Pengadaan Bantuan Benih Jagung Direktorat Jenderal Tanaman Pangan Kementerian Pertanian Republik Indonesia Tahun Anggaran 2017, ditemukan bukti permulaan yang cukup khusus pengadaan di Provinsi Lampung.
Pada saat itu diduga terdapat penyimpangan dalam pengadaannya, sehingga kasus tersebut ditingkatkan prosesnya ke tahap penyidikan.

Selanjutnya penyelidikan  dilaksanakan oleh Tim Jaksa Penyidik pada Kejaksaan Tinggi Lampung berdasarkan Surat Perintah Penyidikan Kepala Kejaksaan Tinggi Lampung Nomor: 04/L.8/ Fd.1/10/2020 tanggal 14 Oktober 2020 dan telah menetapkan 3 (tiga) orang Tersangka dengan masing
Tersangka IM selaku Direktur PT. Dempo Agro Pratama Inti;
Tersangka HR binti PS selaku Kepala Bidang Tanaman Pangan pada Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Lampung dan tersangka EY bin. J selaku Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Lampung.

Atas perbuatan Para Tersangka tersebut telah mengakibatkan Kerugian Keuangan Negara dimana BPK  tahun 2018 menyebutkan  jumlah sementara sebesar Rp. 8.800.000.000,- (Delapan Milyar Delapan Ratus Juta Rupiah).

Penuntasan Perkara Tindak Pidana Korupsi yang belum tuntas pada Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (JAM PIDSUS) akan terus diupayakan penyelesaiannya terhadap perkara-perkara lainnya, kata Kapuspenkum Kejagung. (SUR).

No comments

Powered by Blogger.