Hampir Berapa Bulan, Uang Santunan Kematian Tak Kunjung Dicairkan


PALI, BERITA-ONE.COM- Dana kematian yang dianggarkan oleh Pemerintah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir, untuk memberikan santunan kepada orang yang telah meninggal dunia.

Dana tersebut bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pemerintah tahun 2020 dan 2021, untuk memberikan santunan kepada orang meninggal dunia tak kunjung dicairkan.

Dari informasi yang ada, bahwa terdahulu dana kematian tersebut dikucurkan melalui Badan Pengelolaan  Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), akan tetapi di tahun 2021 dana tersebut dikucurkan melalui dinas sosial.

Kalau dahulu uang santunan kematian, dibantu oleh Pemerintah Rp. 1 juta lebih, untuk sekarang tidak tahu silakan tanya di dinsos saja,  persyaratan pun harus memiliki akte kematian, KTP dan KK, keterangan kematian dari kelurahan, berdomisi di kabupaten Pali, " Tukasnya.

Hasan ketua RT 01/08 Kelurahan Talang Ubi, mengatakan sudah lama masukan berkas kematian masyarakat  di dinas sosial, dan berkasnya pun sudah lengkap, akan tetapi dananya pun belum dicairkan.

"Bukan hanya satu orang saja, untuk diuruskan dana satunan kematian akan tetapi banyak, dan belum ada informasi sedikitpun kapan akan di cairkan dari dinas terkait, " ujarnya, Senin (17/5/2021).

Hal senada yang dikatakan oleh AF, mengurus salah satu keluarga, sudah beberapa kali mendatangi kantor dinas sosial, akan tetapi pejabat berwenang tidak selalu ada di kantor.

Saat mengkonfirmasikan kepada staf beberapa minggu yang lalu, dirinya bilang itu, kepala bidang yang mengurus berkas yakni Ibu Wati, bisa langsung tanyakan, kapan akan dicairkan.

"Kami sudah melengkapi persyaratan, untuk uang santunan kematian, yang tertera di dinding dinas sosial, dan melampirkan nomor telpon, serta hampir 3 bulan ini, belum ada informasi dari dinas terkait, "Ujarnya.

Saat di konfirmasi salah satu staf BPKAD yang enggan disebutkan namanya, memang terdahulu yang mengurus uang santunan kematian di dinas ini, akan tetapi tahun 2021 dana tersebut di urus oleh dinas sosial.

Saat awak media mendatangi dinsos, kedua Pejabat, yakni Plt Kadinsos Metty, dan Kabid Linjamsos Dinsos Kabupaten PALI Yunimawati, SP, M.Si, yang sering di sapaan Bunda Wati, tidak ada ditempat, serta berita dinaikkan belum ada konfirmasi dari dinas terkait.(SH)

No comments

Powered by Blogger.