Diduga Terima Suap, Bupati Nganjuk Cs Ditahan di Rutan Polri.

Teks foto ; Bupati Nganjuk (rompi oranye)

Jakarta,BERITA-ONE.COM-Setelah dilakukan  pemeriksaan secara intensif, dan ditetapkan sebagai tersangka   Bupati Nganjuk ,  Jawa Timur,  dan 4 orang Camat serta lainnya ditahan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)  di Rutan Mabes Polri , Bupati Nganjuk Novi Rahman terlibat  kasus jual-beli jabatan, Selasa (11/5/ 2021).

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Argo Yuwono,mengatakan, Bupati Nganjuk ditahan bersama enam orang tersangka lainnya.

Keenam orang lain yang ditetapkan sebagai tersangka yakni, Camat Pace Dupriono, Camat Tanjunganom Edie Srijato, Camat Brebek Haryanto, Camat Loceret Bambang Subagio. Kemudian, mantan Camat Sukomoro Tri Basuki Widodo dan Ajudan Bupati Nganjuk M Izza Muhtadin. 

Novi merupakan penerima suap. Sementara itu, enam lainnya merupakan pemberi suap. Bareskrim juga menyita delapan ponsel dari tangkap tangan itu. Korps Bhayangkara juga menyita satu buku tabungan atas nama Tri Basuki Widodo. .

Dikatakan,  para tersangka itu disangkakan Pasal 5 ayat 1 huruf a atau b, Pasal 11 dan Pasal 12B UU Pemberantasan Tipikor dengan jo Pasal 55 ayat 1 KUHP. Ancaman penjara dari 1 hingga seumur hidup.

"Barang bukti uang yang diamankan dari brankas pribadi Bupati Nganjuk sejumlah Rp 647.900.000," Ujar Djoko.

Sebelumnya, Bupati Nganjuk  Novi Ramhan Hidayat ditangkap dalam operasi tangkap tangan (OTT). OTT dilakukan KPK bersama Bareskrim Polr (SUR).


No comments

Powered by Blogger.