728x90

Ridho Yahya Minta Dukungan Gubernur Untuk Realisasikan Program Pusat Ke Kota Prabumulih.


PRBUMULIH, BERITA-ONE. COM-Pemerintah  kota Prabumulih bersama seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terus bergerak mewujudkan Kota Prabumulih yang selalu inovatif dalam Pelayanan Publik.

Kota Prabumulih akan mendapatkan sejumlah pembangunan proyek infrastruktur dari pemerintah pusat di tahun 2021 ini, Diantaranya pembangunan Balai Latihan Kerja (BLK), Jalan Exit Tol, Kampus AKA Migas, Fly Over Patih Galung serta Balai Benih Ikan (BBI). Untuk itu, secara khusus Walikota Prabumulih Ridho Yahya meminta dukungan dari Gubernur Sumsel H. Herman Deru agar proyek pembangunan infrastruktur yang menggunakan dana APBN tersebut bisa terealisasi. 

"Kami meminta dukungan moral dari Gubernur Sumsel agar bisa mendorong pemerintah pusat untuk merealisasikan program pembangunan infrastruktur yang dibiayai pusat," Ungkap Walikota Prabumulih, Ridho Yahya saat dibincangi usai Paparan dengan Gubernur Sumsel .Selasa (16/2/2021)

Paparan Pembangunan Infrastruktur Kota Prabumulih bertempat di Ruang Rapat Gubernur Sumsel, 

"Ridho mengatakan, mencari pendanaan dari berbagai sumber, baik APBN maupun APBD Provinsi, merupakan salah satu cara Pemkot Prabumulih untuk mensiasati kecilnya APBD Kota Prabumulih. "Lobi-lobi kita di berbagai Kementerian membuahkan hasil. Alhamdulillah, banyak pembangunan infrastruktur yang dibiayai dari pusat.

Kami berharap ada dorongan dari Pemprov Sumsel Seperti jika ada kunjungan ke Kementerian agar bisa disampaikan realisasinya," katanya. 

"Ridho menjelaskan, selain minta dukungan pusat, pihaknya juga meminta dukungan dana melalui Bantuan Keuangan Gubernur (Bangub). Tak tanggung-tanggung, besaran dana yang diajukan lebih dari Rp 200 miliar. Dana tersebut untuk pembangunan sejumlah infrastruktur jalan dan normalisasi Sungai Kelekar yang ada di wilayah kota Prabumulih. 

"Ia menjelaskan, situasi Pandemi Covid-19 cukup memberikan pengaruh yang besar terhadap pembangunan infrastruktur yang ada di daerahnya. Sebab, sebagian besar pendanaan harus dialihkan untuk penanganan Covid-19. Hanya saja, pemerintah terus berupaya agar program pembangunan bisa terus berjalan .

"Harapannya usulan kami ini bisa terealisasi karena pembangunan infrastruktur yang diusulkan sangat mendesak untuk dilakukan dan memberikan dampak positif bagi masyarakat," Ungkapnya. (B1)

No comments

Powered by Blogger.