Header Ads

Wakil Ketua 1 DPRD Muba Kunker Ke Desa Tanjung Raya


Muba,BERITA-ONE.COM-Pandemi Virus  Covid-19 ternyata bukan menjadi penghalang bagi anggota DPRD Kabupaten Musi Banyuasin untuk bertemu dan mendengarkan Aspirasi dari masyarakat. Hal ini terbukti dari masih bisa dilakukannya pertemuan antara Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Muba Jon Kenedi, S.IP M.Si dengan Pemerintah Desa beserta masyarakat Desa Tanjung Raya Kecamatan Sanga Desa.

Acara kunjungan kerja (Kunker) yang dilaksanakan dengan tetap memperhatikan Protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Kunker berlangsung sekitar pukul 09.30 WIB bertempat di Kantor Desa Tanjung Raya, Rabu (03/6/2020).

Hadir dalam acara tersebut diantaranya Kepala Desa Tanjung Raya Sulaiman Hamid, SH beserta perangkat desa, Ketua BPD Tanjung Raya M Naini dan anggota, serta perwakilan masyarakat Desa Tanjung Raya.

Dalam acara tersebut berbagai aspirasi dan keluh kesah disampaikan oleh masyarakat kepada wakil rakyat mereka tersebut. Diantaranya yaitu mengenai usulan perubahan Daftar nama Warga penerima BLT DD untuk periode Juli-September. Selain itu mereka juga mengusulkan agar pembangunan Masjid Raya At Taqwa bisa dilanjutkan.

Seperti yang disampaikan oleh Tokoh masyarakat Desa Tanjung Raya, Armada (45) dan Sakirman (62) warga Dusun IV.Mengusulkan agar ada perubahan Daftar nama Warga penerima BLT DD untuk periode Juli – September.

“Harapan kami untuk penerima BLT-DD periode kedua untuk bulan Juli – September nanti itu bisa diganti dengan orang lain, dengan demikian seluruh masyarakat miskin yang ada di Desa Tanjung Raya ini bisa menikmati bantuan dari pemerintah. Karena sejauh ini masih banyak masyarakat miskin yang belum terakomodir dalam penerima BLT DD tersebut,” ungkapnya.

Di tempat yang sama Dadang Saputra selaku Kasi Pelayanan Umum Desa Tanjung Raya Didampingi Alexsander (35). Juga mengungkapkan bahwa dirinya berharap agar Wakil Ketua DPRD Muba bapak Jon Kenedi, bisa menepati janjinya untuk meneruskan pembangunan Masjid Raya At-Taqwa yang menggunakan dana Aspirasi itu.

“Saya mewakili masyarakat berharap bapak wakil ketua DPRD bisa menepati janji untuk melanjutkan pembangunan masjid kami, sesuai dengan apa yang disampaikan bapak pada saat reses beberapa bulan lalu,” ucapnya.

Menanggapi Aspirasi dari warga desa Tanjung Raya, Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Muba Jon Kenedi, S.IP MSi berjanji akan menampung dan menindak lanjuti aspirasi dari masyarakat Desa Tanjung Raya ini, pada saat rapat dengan anggota Badan Anggaran di sekretariat dewan nanti.

“Saya melakukan Kunjungan kerja pada lima kecamatan,untuk Kecamatan Sanga Desa saya memilih Desa Tanjung Raya, dengan perhitungan saya bahwa Desa Tanjung Raya ini Pemerintah Desanya selalu berkoordinasi dengan baik bersama perangkat desa dan BPD nya. Tujuan saya kesini tidak lain untuk mendengarkan keluhan dan aspirasi dari masyarakat, sehingga kami paham betul apa yang menjadi keinginan dari masyarakat khususnya di wilayah pemilihan kami. Setelah ini usulan-usulan dari masyarakat akan saya bawa pada rapat Banggar DPRD Muba nanti,” katanya.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Desa Tanjung Raya Sulaiman Hamid, SH saat dibincangi wartawan media ini mengatakan bahwa dirinya berharap segala usulan dan Aspirasi yang disampaikan oleh masyarakat bisa terealisasi. Dan BLT – DD Priode berikutnya agar ditarik dari anggaran pemberdayaan bukan dari Angggaran Dana Desa untuk pembangunan Fisik. Karena banyaknya keluhan dan pertanyaaan dari masyarakat terkait BLT, Selaku Pemerintah desa usulan ini kami ajuhkan, agar permintaan masyarakat terpenuhi dan kami tidak menentang regulasi atau aturan yang ada.

“Tentunya apa yang menjadi harapan masyarakat juga merupakan harapan dari Pemerintah Desa, mudah-mudahan apa yang disampaikan masyarakat kepada bapak wakil ketua DPRD Muba bisa dikabulkan dan terealisasi secepatnya. Dan BLT – DD untuk Priode berikutnya ditarik dari anggaran pemberdayaan bukan dari Angggaran Dana Desa untuk pembangunan Fisik agar Pembangunan bisa tetap berjalan walau pun sedikit, selaku Pemerintah desa usulan ini kami ajuhkan kepada DPRD Muba dan Pemerintah Kabupaten, agar permintaan masyarakat terpenuhi dan kami tidak menentang regulasi atau aturan yang ada,” Pungkasnya. (RM)) 

No comments

Powered by Blogger.