Header Ads

PKK dan DWP Kecamatan Babat Toman Bersama Tim Gugus Tugas Bagikan 1000 Masker Kepada Warga


Muba,BERITA-ONE.COM- Putus Mata Rantai Virus Corona (Covid-19) yang saat ini telah menyebar disejumlah wilayah menjadi fokus semua Elemen Pemerintahan maupun Lapisan Masyarakat untuk melaksanakan beberapa giat yang dapat menekan angka Penyebaran.

Diketahui, dari data yang dihimpun oleh awak media jumlah kasus yang saat ini menjangkit telah mencapai angka 4839 dengan rincian 459 Meninggal dunia dan 425 sembuh. Maka dari itu, semua Elemen Lapisan Masyarakat bahu-membahu bekerjasama dalam pencegahan maupun penanganan wabah Covid-19.

Hal ini senada dilaksanakan oleh Tim PKK, DWP dan Tim Gugus Tugas kecamatan Babat Toman yang membagikan 1000 Masker, serta melaksanakan Penyemprotan Disinfektan Fasilitas Umum (Fasum), dan Sosialisasi keliling kepada Masyarakat, Rabu (15/4/2020).

Muhammad Aswin SSTP MM ketika dibincangi awak media mengungkapkan, ya kegiatan hari ini yang kita laksanakan berupa, Penyemprotan Disinfektan di fasilitas-fasilitas umum di kelurahan Mangun Jaya dan desa Muara Punjung, Sosialisasi keliling kepada masyarakat tentang langkah-langkah pencegahan penyebaran Covid-19 dan Pembagian 1.000 masker.

"Kegiatan sosialisasi dan penyemprotan Disinfektan sudah dilaksanakan di desa dan kelurahan yang ada di kecamatan Babat Toman dan sesuai jadwal hari ini di kelurahan Mangun Jaya dan desa Muara Punjung yang dibantu juga oleh Ibu-ibu PKK dan DWP bekerjasama dengan Tim gugus tugas," jelas Aswin.

Lanjutnya, Pembagian masker ini bertujuan untuk mendukung program Bupati dalam rangka Muba wajib masker, agar terhindar Covid-19 masyarakat wajib memakai masker ketika keluar rumah.

"Dalam rangka upaya memutus matai rantai penyebaran covid-19 dilakukan Sosialisasi di desa dan kelurahan melalui mobil keliling yaitu agar membiasakan Perilaku hdup bersih dan sehat rutin melakukan penyemprotan disinfektan di fasilitas umum dan dirumah masing-masing serta menjaga stamina agar imun tubuh kuat dan tetap melakukan Sosial Distancing," imbuhnya. (RM) 

No comments

Powered by Blogger.