Header Ads

Sindikat Narkoba Ditembak Karena Tabrak Petugas, Meninggal Di RS.



Jakarta,BERITA-ONE.COM-Petugas BNN berhasil mengungkap peredaran narkoba jenis shabu seberat 16,08 kg dan ekstasi sebanyak 2 ribu butir di daerah Tanjung Balai, Asahan, Sumatera Utara.

Petugas terpaksa melakukan tindakan tegas dan terukur pada anggota jaringan sindikat narkoba yang telah melukai petugas. Kasus ini dapat terungkap berkat kerja sama yang kuat antara BNN RI dengan dengan Bea Cukai Kanwil Sumut dan Bea Cukai Teluk Nibung.

Pengungkapan kasus ini berawal dari informasi tentang dugaan peredaran narkoba dari Malaysia ke wilayah Tanjung Balai, Asahan Sumatera Utara melalui jalur laut.

Berdasarkan data tersebut, petugas BNN melakukan penyelidikan yang mendalam. Pada tanggal 13 Februari 2020, petugas berhasil mengamankan seorang pria berinisial AM (22 thn) yang sedang mengendarai sepeda motor, di Jalan Anwar Idris, Tanjung Balai, Asahan, Sumut. Dari tersangka AM, petugas menyita shabu seberat 16,08 kg dan ekstasi sebanyak 2 ribu butir.

Dari keterangan AM, petugas selanjutnya melakukan pengembangan untuk menangkap tersangka lainnya yang diketahui sedang berkendara roda empat. Kejar-kejaran antara petugas dan pelaku pun tak terelakan.

Alih-alih menyerah, pelaku malah membahayakan nyawa petugas. Ia menabrak seorang petugas yang mengendarai sepeda motor hingga terseret puluhan meter di daerah Kisaran, Asahan, Sumut. Tak hanya itu, pelaku juga menabrak dua mobil petugas hingga rusak parah.

Dengan kondisi demikian, tak ada pilihan lain, petugas terpaksa melakukan tindakan tegas terukur dengan melepaskan timah panas sehingga pelaku dapat dilumpuhkan. Usai mobil pelaku terperosok ke parit, petugas mengamankan kemudian pelaku yang diketahui bersama empat orang keluarganya.

Pelaku berinisial AH (pria, 44 thn) sebagai driver mobil mengalami cedera kepala sedangkan istrinya (penumpang) mengalami luka tembak. Meski sempat mendapatkan perawatan, tersangka AH meninggal dunia. Sedangkan istri AH yaitu JM masih menjalani perawatan karena mengalami luka tembak di bagian pinggangnya.

Terhadap JM, akan dilakukan pemeriksaaan lebih lanjut untuk mengetahui perannya.

Sementara itu, dua orang anggota sindikat narkoba yang diduga kuat masih menyimpan shabu dan ekstasi melarikan diri. Terhadap kedua buronan tersebut, petugas BNN akan segera melakukan pencarian.

Humas BNN mengatakan, dengan pengungkapan kasus ini, BNN setidaknya telah menyelamatkan lebih dari 82 ribu anak bangsa dari penyalahgunaan narkoba. (SUR).

No comments

Powered by Blogger.