Header Ads

Sindikat Klinik Aborsi Yang Buang 903 Janin Terus Diusut Polisi


Teks foto: Polisi tunjukan barang bukti
Jakarta,BERITA-ONE.COM-Terbongkarnya kasus pembuangan janin hasil  oborsi disebuah klinik di Jalan Kramat VII  Senin  Jakarta Pusat  sebanyak 903 janin,  hingga kini  Polda Metro Jaya masih mendalami kasus sindikat klinik aborsi ilegal ini.

“Kalau kasus klinik aborsi
,biasanya kami temukan janin di septic tank. Kami masih dalami yang bersangkutan. Modus-modusnya  biasanya yang kami ungkap selama ini ditaruh di septic tank. Untuk  kami belum mau bicara sampai ke sana, masih mendalami,” kata  Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Drs. Yusri Yunus, Jumat 14 Februari 2020.

Kemudian Kabid Humas mengimbau masyarakat yang pernah melakukan aborsi di klinik ini segera melapor ke Polda Metro Jaya. “Kalau yang pernah melakukan aborsi di sini, kami mengharapkan untuk melapor,” katanya.

Aborsi yang dilakukan para tersangka diduga memiliki efek yang berbahaya bagi kesehatan pasiennya. Dalam kasus ini, sudah ditetapkan tiga tersangka, yaitu MM alias dokter A, RM sebagai bidan, dan SI.
Diberitakan sebelumnya, Polda Metro Jaya menyampaikan klinik ini telah melakukan aborsi terhadap 903 bayi sejak 2018. Selain itu, keuntungan yang diraup dari bisnis ini mencapai Rp 5,5 miliar.

“Saya sudah sampaikan 1.632 orang pernah ditangani di sini, dengan 903 dia aborsi selama 21 bulan sejak 2018 sampai sekarang ini. Total dia terima hasil pemeriksaan kita Rp 5,5 miliar lebih,” kata Kabid Humas. (SUR).



No comments

Powered by Blogger.