Header Ads

Sebanyak 46 WBP Lapas Klas II A Banyuasin Terima Raport


Banyuasin,BERITA-ONE.COM-Sebanyak 46 Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lapas Kelas IIA Banyuasin menerima raport sekolah kejar paket A, B, dan C kerja sama dengan Satuan Pendidikan Non Formal (SPNF) Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Kabupaten Banyuasin, Senin (03/02/2020) diselenggarakan di aula gazebo Lapas Kelas IIA Banyuasin.

Kegiatan dihadiri oleh Kepala Seksi Bimbingan Narapidana/Anak Didik (BINADIK) Lapas Kelas IIA Banyuasin Febrianto, Kepala Subseksi Bimbingan Kemasyarakatan dan Perawatan (BIMKESWAT) Marten Rumbrawer, Kepala SPNF SKB Banyuasin Siti Khomsiatun beserta jajaran, dan staf Lapas Kelas IIA Banyuasin.

Adapun rincian rapor yang dibagikan yakni 19 orang Paket A, 14 orang Paket B, dan 13 orang Paket C. Sementara itu, 10 orang di antara nya menerima ijazah karena telah lulus Ujian Nasional.

Kepala Seksi Bimbingan Narapidana/Anak (BINADIK) Febrianto dalam sambutannya mengucapkan selamat kepada para WBP yang menerima rapot, khususnya bagi yang telah lulus dan menerima ijazah, baik paket A, B, dan C.

“Ini merupakan kesempatan kepada kalian semua untuk memperoleh pendidikan, jangan berhenti di sini, teruslah lanjutkan sampai ke jenjang selanjutnya yang lebih tinggi,” ungkapnya.

lebih lanjut Febri menuturkan terima kasihnya kepada SPNF SKB Kabupaten Banyuasin atas kerja sama yang terjalin sampai sejauh ini, dari mulai proses pembelajaran hingga ujian dan mendapatkan rapot beserta ijazah.


Ucapan terima kasih kami haturkan kepada pihak SPNF SKB Banyuasin atas dukungannya menjalankan program kerja kami dalam hal pendidikan, saya berharap kerja sama ini dapat terus berkelanjutan,” harapnya.

Selain itu, Kepala SPNF SKB Banyuasin Siti Khomsiatun mengatakan, mengikuti sekolah kejar paket ini adalah kesempatan emas bagi para WBP yang berada disini untuk memperbaiki hidup. Saat ini untuk mendapatkan pekerjaan dibutuhkan legalitas ijazah SLTA sederajat.

“Saya mengajak kepada warga binaan, jangan sekedar mengejar ijazah, melainkan harus ada ilmu yang di dapat. Kembangkanlah potensi yang ada pada diri agar ketika kembali ke masyarakat dapat bermanfaat di masyarakat ketika bebas nanti,” harapnya. (RM)

No comments

Powered by Blogger.