Header Ads

Rugikan Negara Rp 36 Triliun Lebih, Dua Terdakwa Diglandang Ke Pengadilan Tipikor Jakarta.


Teks foto:  Terdakwa Djoko Harsono.
Jakarta,BERITA-ONE.COM-Tim Jaksa dari Kejaksaan Agung yang diketuai Bima S.SH berhasil  menyeret mantan Kepala BP Migas Raden Priyono dan mantan Deputi Finansial Ekonomi dan Pemasaran BP Migas Djoko Harsono yang korupsi Rp 36 triliun lebih kemeja hijau Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin 17 Februari ¡2020

Dalam persidangan yang berlangsung di lantai II pengadilan tarap Internasional tersebut,  hanya satu berkas perkara saja yang berhasil disidangkan, yaitu dengan terdakwa Raden Priyono dan Djoko Harsono dengan agenda pembacaan surat dakwaan Jaksa.

Terdakwa Raden Proyono
Sedangkan yang satu berkas lagi atas nama  terdakwa Honggo Wendratno,  mantan Dirut PT Trans Pasific Petrochemicak Indotama (TPPI)  sekaligus pemilik perusahaan yang rencananya akan disidangkan secara inansensia (tanpa kehadiran terdakwa karena buron) belum bisa disidangkan, kata Jaksa Supan SH. Dan sidang ditunda satu minggu untuk eksepsi dari pihak terdakwa.

Kedua terdakwa oleh  penuntut umum dijerat dengan  pasal 2 ayat 1 UU Tipikor No.  31/1999 yang diubah UU Nom 20/2001 Jo pasal 55 ayat 1 KUHP.  Ancaman penjara seumur hidup dan atau paling lama 20 tahun penjara.

Kasus ini bermula  dengan ditunjuknya langsung  BP Migas kepada PT TPPI,  Oktober 2008 tentang penjualan kondensat bagian negara dari 2009 – 2010. Kontrak kerjasama dilakukan Maret 2009.

Dalam kasus ini setelah dilakukan pemeriksaan secara intensip, penyidik berhasil menyita  aset milik Honggo senilai Rp 35 triliun. (SUR).



No comments

Powered by Blogger.