Header Ads

Tim Gabungan Bencana PALI Tahun 2020 Dikerahkan


PALI,BERITA-ONE.COM - Menghadapi tahun 2020, Tim Gabungan Siaga Bencana, gelar apel gabungan kesiapsiagaan pasukan dan peralatan penanggulangan bencana Banjir, Tanah Longsor dan Angin puting beliung diwilayah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), bertempat di lapangan Bandara Ex. Stanvac Kecamatan Talang Ubi, Selasa (14/1/2020).


Pimpinan Apel Dandim 0404/Muara Enim Letkol Inf. Syafruddin menyampaikan, bahwa. Dengan diadakan apel kesiapsiagaan penanggulangan bencana alam dapat meningkatkan kemampuan serta kesiapsiagaan para satgas penanggulangan bencana dalam menjalankan tugas sehingga penanganan terhadap bencana dapat lebih cepat dan tepat.


" Dalam bencana diperlukan personil yang tangguh, peralatan yang lengkap dan selalu berkoordinasi.Diperlukan juga paradigma baru agar meminimalisir korban serta kerugian materi, tatkala pentingnya dalam menangggulangi bencana, perlunya mendirikan posko dan menyiagakan pelayanan kesehatan," ujar Dandim.


Dikatakan Dandim, Tim penanggulangan bencana juga telah memetakan daerah-daerah rawan bencana banjir dan penggerusan tanah serta angin puting beliung di wilayah Kabupaten  PALI.


" Daerah yang rawan bencana ada di 10 desa diwilayah Kecamatan Tanah Abang, 4 desa di wilayah kecamatan Penukal Utara, 2 desa di wilayah Kecamatan Penukal, 2 desa di wilayah Kecamatan Abab dan ada 5 titik diwilayah Kecamatan Talang Ubi, di daerah ini sangat berpotensi rawan bencana. Olehkarenanya perlu Kesiapsiagaan terhadap bencana untuk mengurangi jatuhnya korban dan dapat diminimalisir dengan cara meningkatkan kesiapsiagaan dan kesadaran masyarakat," katanya.


Ditempat yang sama, Junaidi Anuar Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten PALI mengatakan siap siaga terhadap bencana.


" Sesuai intruksi Bupati PALI, kita telah membentuk tim siaga bencana dalam penanggulangan bencana. Karena menurut BMKG curah hujan tahun ini bakal lebih tinggi dari tahun sebelumnya," ungkapnya.


Lanjut Junaidi mengatakan, Tim ini terdiri dari TNI, Polri, BPBD, Tagana dari Dinsos, PSC 119 dari Dinkes, Satpol.PP dan OPD terkait lainnya yang jumlahnya ada 440 personil. Pada giat ini kita bisa melihat sejauh mana kesiapan personil dan peralatan yang ada," jelasnya.(SH) 

No comments

Powered by Blogger.