Header Ads

Pelanggan PDAM Tirta PALI Anugrah Ngeluh, Lantaran Aliran Air Tak Mengalir

PALI,BERITA-ONE.COM - Masyarakat Kecamatan Talang Ubi Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) keluhkan pelayanan dari Perusahaan Daerah Air Minun (PDAM) Tirta PALI Anugerah.

Lantaran sejak beberapa bulan terakhir tak pernah dialiri air bersih, Senin (30/9/2019). 
Kesulitan air bersih ini tentu sangat menyusahkan warga, mengingat kekinian warga Bumi Serapat Serasan ( red - julukan PALI) tengah dilanda musim kemarau, meski berapa hari terakhir Kabupaten PALI telah diguyur hujan deras. Namun untuk memenuhi kebutuhan pasokan air untuk mandi serta mencuci, sebagian warga terpaksa membeli air tengki dari pedagang dengan harga Rp 60 ribu per 500 liter. Sementara, tengki bermuatan 1500 liter dengan harga Rp 160 ribu. 

Rozani (58) warga Gang Masjid Kecamatan Talang Ubi Kabupaten PALI mengaku, bahwa sejak Asset PDAM Lematang Enim diserahkan ke PDAM Tirta PALI Anugerah pada, Selasa (27/8/2019) lalu wilayah sekitar tempat ia tinggal, airnya tak pernah mengalir. 

Sejak asset PDAM diserahkan ke PALI, air kami tak pernah mengalir. Kami terpaksa membeli air tiap hari yang airnya berwarna keruh, tidak bening," ujar Rozani.
Dirinya berharap, pihak terkait segera mencarikan solusi untuk warga yang hingga kini belum dialiri air bersih. Lantaran,  meski tak dialiri air PDAM, dirinya masih membayar sebagai pelanggan. 

"Kami tidak tau masalahnya apa (air tak mengalir). Kami harap bisa secepatnya dicarikan solusi agar kami bisa menikmati air bersih," jelasnya. 

Sementara, Sangkut warga Talang Subur Kelurahan Talang Ubi Selatan Kecamatan Talang Ubi berkata, bahwa untuk memenuhi kebutuhan air, dirinya harus beberukali bolak balik mengumpulkan air menggunakan dirigen. 

"Bahkan, kalau mau mandi kami harus ke sungai yang jaraknya lumayan jauh, karena kelulitan air," katanya. 

Semantara, Dirut PDAM Tirta PALI Anugerah, Sigit menuturkan, bahwa saat ini pihaknya mengumpulkan data terlebih dahulu daerah mana saja yang belum dialiri air bersih. 

Menurut dia, dirinya harus berbicara harus berdasarkan fakta dan enggan beropini. 
"Kami baru selesai commissioning dan running test di Desa Talang Bulang dengan PDAM Lematang Enim kemarin. Mudah-mudahan, kedepan suplai air untuk warga PALI bisa merata," katanya.(SH) 

No comments

Powered by Blogger.