Header Ads

Empat Petinggi PT Danareksa Sekuritas Diperiksa Kejagung

Kantor Kejaksaan Agung RI
Jakarta,BERITA-ONE.COM-Empat pejabat PT Danareksa Sekuritas diperiksa Penyidik Kejaksaan Agung terkait dugaan korupsi yang merugikan negera Rp 50 milyar, Selasa 30 Juli.

Adapun keempat saksi tersebut adalah;
Akhmad Fauzi, Accounting PT. Danareksa Sekuritas,
Renata, Jenpino Ngabdi, mantan Direktur Utama PT. Danareksa Sekuritas,
Bondan Pristiwandana
Ari Pujiana Corporate Secretary PT. Danareksa Sekuritas, diperiksa terkait dengan perizinan PT. Danareksa Sekuritas sebagai perusahan yang bergerak di bidang jasa keuangan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Mereka diperiksa terkait dengan pemberian fasilitas pembiayaan dari PT. Danareksa Sekuritas kepada PT. Aditya Tirta

Kapuspenkum Kejagung Dr. Mukri SH.MH mengatakan, dugaan tetjadinya tindak pidana korupsi ini  berawal pada tanggal 3 Juni 2015,   PT. Danareksa Sekuritas memberikan fasilitas pembiayaan repo kepada PT. Aditya Tirta Renata sebesar Rp. 50 milyar,  dengan jangka waktu selama 1 tahun terhitung sejak tanggal 3 Juni 2015 sampai dengan 28 Mei 2016.

Jaminan untuk hal tersebut  berupa  saham SIAP sebanyak 433.000.000 lembar (closing price 25 Mei 2015 senilai Rp. 231/ lembar) dan jaminan tambahan asset tetap berupa tanah seluas 5.555 M²

Sejak bulan Oktober 2015 pihak PT. Aditya Tirta Renata tidak memenuhi kewajibannya untuk membayar bunga dan pokok pinjaman atas fasilitas pembiayaan yang diberikan PT. Danareksa Sekuritas.

Pembayaran macet,  dan sesuai perjanjian apabila PT. Aditya Tirta Renata tidak memenuhi kewajiban pembayaran bunga dan pokok maka, PT. Danareksa Sekuritas dapat melakukan Forced Sell atas saham SIAP namun, saham SIAP tersebut tidak dilakukan Forced Sell sampai dengan disuspensinya saham SIAP pada tanggal 6 November 2015.

Dalam pemberian fasilitas pembiayaan kepada PT. Aditya Tirta Renata, diduga terjadi penyimpangan dengan tidak mempedomani Surat Keputusan Komite Pengelola Resiko, kara Kapuspenkum. (SUR).

No comments

Powered by Blogger.