Header Ads

Usai Sidang PK Dipengadilan Terpidana Korupsi Ditangkap dan Dieksekusi Kepenjara


Terpidana Novi Setia (kiri)
Jakarta,BERITA-ONE.COM-Novi Setia mantan anggota Panitia BPN Jakarta Barat yang terjerat kasus korupsi pengambilalihan lahan PT Kereta Api Indonesia oleh PT Dwiputra Metropolitan melalui penerbitan sertifikat HGB, dieksekusi dan dijebloskan  ke Lapas  Salemba, Jakarta Pusat, Rabu kemarin.

Tim Jaksa eksekutor dari Kejaksaan Negeri Jakarta Barat yang   berhasil menangkap terpidana Novi di Pengadilan Negeri/Tipikor Jakarta Pusat saat menghadiri sidang PK yang diajukannya langsung mengeksekunya ke  hotel prodeo tersebut.

Kapuspenkum Kejaksaan Agung Dr.  Mukri SH.MH  menyebutkan, pada Rabu (24/7/2019) terpidana yang  buronan ke 106  berhasil ditangkap, dan  eksekusi terhadap terpidana ini  untuk memenuhi putusan, Mahmamah Agung (MA)  Nomor : 51/PID.SUS/TPK/2015/PN.JKT.PST tertanggal 15 Mei 2018 yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap.

Amar  putusan  MA mengatakan,  menghukum terpidana  Novi Setia selama  lima tahun penjara potong tahanan dan denda Rp.200 juta subsider enam bulan kurungan,” tuturnya.

Perbuatan terpidana Novi dilakukan bersama-terpidana Anis Alwainy Direktur PT DM yang telah lebih dahulu dieksekusi pada Februari 2019 dan kini sedang menjalani hukuman tujuh tahun penjara.
Modus yang dilakukan terpida Novi dengan cara  tidak mengindahkan Surat Keputusan Kepala BPN Kota Jakbar Nomor: 283/O.3/IV/UM/17.11.5/2001 tanggal 21 Pebruari 2001.

Atas ulah terpidana Novi  mengakibatkan kerugian negara sebesar Rp.39 miliar, kata Kapuspenkum. (SUR).

No comments

Powered by Blogger.