Header Ads

Terkait Dugaan Korupsi ,4 Pejabat PT Kimia Farma (Persero) Diperiksa Kejagung


Jakarta,BERITA-ONE.COM-Empat pejabat PT Kimia Farma (Persero) diperiksa Penyidik Tindak Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksan Agung terkait pengadaan
Obat Aids dan PMS) Tahap I di Kementerian Kesehatan Tahun Anggaran 2016

Kapuspenkum Kejagung DR. Mukri SH.MH mengatakan, keempat orang saksi yang diperiksa antara lain
Wahyuli Safari , mantan Direktur Pemasaran PT. Kimia Farma (Persero),
Drs. Andi Prazos Manager Pemasaran PT. Kimia Farma (Persero),
Dra. Eva Fairus, Manager Pemasaran PT. Kimia Farma (Persero). Mereka diperiksa terkait dengan pemasaran obat Aids dan PMS dari PT. Kimia Farma Trading & Distribution kepada PT. Kimia Farma (Persero), Tbk.

Sedangkan Drs. Gustampera, MM Kepala Unit Logistik Sentral PT. Kimia Farma (Persero) diperiksa terkait dengan pengiriman dan penerimaan barang obat Aids dan PMS oleh PT. Kimia Farma (Persero), Tbk.

Dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi ini, pada Tahun 2016 Direktorat Tata Kelola Obat Publik dan Perbekalan Kesehatan pada Direktorat Jenderal Kefarmasian dan Alat Kesehatan Kementerian Kesehatan RI dengan dana yang bersumber dariAPBN.
Pelaksanakan pengadaan obat, vaksin, dan perbekalan kesehatan (penyediaan obat untuk penyakit AIDS dan PMS) Tahap I selaku penyedia barang PT. Kimia Farma Trading & Distribution dengan nilai kontrak sebesar Rp 211.649.987.736.

Pengadaan tersebut dilaksanakan dengan mekanisme pelelangan umum, kemudian dalam pelaksanaannya pengadaan obat AIDS dan PMS tersebut diduga terjadi penyimpangan dengan tidak mempedomani Peraturan-Peraturan Pengadaan Barang/ Jasa Pemerintah, jelas Kapuspenkum.(SUR).

No comments

Powered by Blogger.