Header Ads

Kejagung Proses Dua Oknum Jaksa Yang Terkena OTT KPK

Kapuspenkum Kejagung Dr Mukri SH.MH
Jakarta,BERITA-ONE.COM-Terkait  2 oknum Jaksa yang terkena operasi tangkap tangan OTT oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK),  Kejaksaan  Agung (Kejagung) sudah mulai melakukan pemeriksaan dan akan menerterbitkan Surat Perintah Penyidikan . Inilah yang dapat kami pastikan  dan sebagai bentuk komitmen Kejaksaan dalam mendukung KPK", kata  Kapuspenkum Kejagung DR MukriSH.MH Senin,  1 Juli 2019.

Hal ini dilakukan oleh Kejaksaan terkait dengan kegiatan OTT yang dilakukan KPK terhadap dua oknum Jaksa dengan inisial YPS  dan YH dan tiga orang lainnya, (dua orang pengacara satu orang swasta).

Sesuai dengan hasil gelar perkara/ekspos  oleh KPK pada Sabtu lalu, disimpulkan telah terdapat  bukti permulaan yang cukup, sehingga KPK  menetapkan  oknum Jaksa AW sebagai tersangka yang akan dilakukan penyidikan di KPK.

Sedangkan untuk dua orang oknum Jaksa YSP  dan YH yang diserahkan  oleh KPK ke Kejaksan Agung pada Senin ini telah dilakukan  pemeriksaan oleh jajaran Kejaksaan  Agung Muda  bidang Intelijen ( Jam Intel)  untuk dilakukan penyedikan tentang  keterlibatan YPS dan YH dalam kasus yang menjerat AW.

Masih kata DR Mukri,  Apabila hasil pemeriksaan kepada YSP dan YH ditemukan atau terindikasi Tindak Pidana Korupsi,  maka akan diserahkan kepada bidang tindak pidana khusus (pidsus) untuk diproses hukum selanjutnya.

Disamping itu, oknum Jaksa YSP dan YH masih harus mempertanggungjawabkan untuk diproses pemeriksaan pelanggaran "Kode Etik Perilaku Jaksa" yang ditangani oleh Jamwas.

Kejagung meminta kepada semua pihak dan  masyarkat,memercayakan penanganan kasus kedua oknum Jaksa tersebut kepada  Kejagung sebagai komitmen Pemberantasan Korupsi Korp Adhyaksa.

"Dan kami sangat mengapresiasi dan trimakasih atas sinergi bersama KPK yang dilakukan saat ini, akhir kata Kapuspenkum Kejagung DR. MukriSH.MH .

Seperti diberitakan sebelumnya, Jumat lalu,  KPK melakukan OTT terhadap 3 orang Jaksa dari Kejaksan Tinggi DKI Jakarta yang antara lain AW, (diproses KPK),  Kejagung proses YSP dan YH .

Sedangkan dari luar,  2 orang pengacara dan  1 oranng swasta (proses KPK)  terkait kasus suap  penipuan yang sedang diproses di  Pengadilan Negeri Jakarta Barat.
(SUR).


No comments

Powered by Blogger.