Header Ads

Jaksa Agung Resmikan Pekan Olahraga Hari Bakti Adhyaksa Ke 59

Jaksa Agung HM.Prasetyo Saat Melepas Balon
Jakarta,BERITA-ONE.COM-Jaksa Agunng RI HM Prasetyo meresmikan Pekan Olah Raga (POR)   dalam rangka Hari Bakti Adhyaksa (HBA)  ke-59  di  lapangan Badiklat Kejaksaan Agung RI Jakarta Selatan, Kamis 11Juli 2019.

"Dalam suasana penuh kebersamaan, marilah kita mengawalinya dengan memanjatkan puji dan syukur kehadirat Allah Subhanahu Watta’ala, Tuhan Yang Maha Pemurah dan Maha Menyehatkan ,  sehingga kita semua  mampu tegap berdiri dalam keadaan bugar, penuh semangat dan kembali dapat memelihara tradisi Pekan Olah Raga (POR)”, kata Jaksa Agung HM Prasetya dalam sambutannya.

Kegiatan olahraga bersama yang kali ini diselenggarakan dilingkungan Badiklat, dengan suasana yang segar dan menyenangkan ini rasanya telah membangkitkan kenangan akan saat-saat dimana kita semua pernah   melewatkan waktu dan sebagian hidup kita ditempat ini.

Sebab, tambah Prasetyo,  ditempat inilah awal mula kita semua mulai melangkah, melakukan pengenalan ketika pertama menjadi bagian dari Korps Adhyaksa,  masa-masa dimana kita mengikuti pemantaban,  pendalaman, pendisiplinan diri guna mengukuhkan integritas , meningkatkan kapaitas dan kwalitas serta pendewasaan diri, hingga bisa menjadi seperti sekarang ini.  

Inilah bagian penting dari rumah besar kita yang pernah kita huni  dan telah mempersatukan kita bersama sebagai bagian dari Keluarga Besar Adhyaksa.

Karenanya, event olah raga yang  sekarang dilakukan ditempat ini dan akan mempertandingkan beberapa cabang olahraga yang  kali ini diperluas pesertanya, tidak hanya diikuti oleh masing-masing bidang di lingkungan Kejaksaan Agung RI, Badan Diklat Kejaksaan RI dan jajaran Kejati DKI Jakarta tetapi dikuti juga oleh peserta dari sebagian jajaran  Kejati Jawa Barat, dan Kejati Banten.

Dari raut wajahnya memperlihatkan   kesan penuh suka cita, kegembiraan, kebersamaan dan penuh percaya diri ini, kita semua menjadi yakin bahwa acara kita akan berlangsung lebih meriah dan lebih bermakna, dimana semua kontingen  akan mengerahkan segenap kemampuan yang dimiliki  berusaha keras meraih hasil terbaik menjadi juara yang akan menyenangkan, katanya.

Masih kata Prasetyo, kita patut memberikan penghargaan dan apresiasi kepada semua peserta yang walaupun ditengah menghadapi pertarungan, kompetisi  dan pertandingan nanti, tetapi  semuanya akan tetap memegang komitmen, menjunjung tinggi sportifitas ditengah semangat kebersamaan dan keceriaan.

Apresiasi dan penghargaan yang sama sudah tentu juga kita sampaikan kepada segenap panitia penyelenggara dan seluruh pihak yang telah mempersiapkan acara ini dengan baik dan sunguh-sungguh sehingga    dapat berjalan dengan baik dan lancar  seperti yang kita saksikan bersama sekarang ini, Tuturnya.

" Segenap warga Adhyaksa peserta pekan olah raga yang saya cintai,
Pada kesempatan yang baik ini, perlu kiranya kita semua mengingat kembali akan pengalaman historis bangsa ini  yang dengan penuh kebanggaan pernah meletakkan olahraga sebagai instrumen dan sarana pembentuk karakter dan semangat nasionalisme (nation and character buiding). 

Saat para olahragawan kita berhasil menjadi runner up, meraih posisi kedua   dibawah Jepang dalam perhelatan Asian Games tahun 1962. 
Saat itu Olahraga dikembangkan untuk membangun identitas jati diri manusia Indonesia yang sehat raga dan jiwanya, guna mewujudkan dedikasi dan pengabdian untuk menaikkan prestise bangsa dan negara. Sesuatu yang patut kita contoh dan terapkan dalam lingkup kehidupan diri dan Korps kita.
Melalui pertandingan olahraga yang dilakukan dengan penuh kesungguhan, sportifitas dan kejujuran untuk mengejar prestasi keberhasilan, maka  didalam banyak hal akan mampu pula membuktikan keunggulan, mengukir penghargaan, kewibawaan, dan kehormatan baik secara perorangan maupun, kelompok dan secara keseluruhan.

Para peserta POR yang berbahagia,
Sejalan dengan itu, maka POR kali ini yang memilih tema “Sehat Jasmani, Sehat Rohani untuk Adhyaksa yang Selaras, Berintegritas, dan Serasi”, rasanya cukup relevan dan penting untuk direnungkan dan diaplikasikan oleh segenap warga dan jajaran.

Melalui kegiatan POR ini, fungsi utama olahraga untuk memelihara kebugaran dan mencerahkan pikiran memang dibutuhkan sebagai prasyarat penting untuk menyehatkan badan, menyehatkan pikiran, memperkuat jasmani dan rohani yang akan sangat bermanfaat dalam upaya membangun  watak, mental, dan kepribadian, memperkuat kapasitas dan jati diri setiap insan Adhyaksa yang baik dan paripurna.

Perlu dipahami bahwa sebenarnyalah  olahraga tidak harus dianggap hanya sebagai kegiatan untuk menjaga kebugaran fisik semata, melainkan juga merupakan sebuah  upaya untuk memperoleh esensi-esensi prinsip dan mendasar yang diperlukan dalam kehidupan keseharian yang itu dapat dijumpai dan dipelajari dalam berolahraga.
Oleh sebab itu,  POR ini hendaknya jangan pula hanya dianggap sebagai sebuah kompetisi mengejar kemenangan dengan cara mengalahkan lawan tanding saja, tetapi didalamnya harus dimaknai sebagai sebuah proses internalisasi, persiapan yang matang, perencanaan, pengorganisasian, penyusunan strategi dan pelaksanaan bahkan evaluasi dan pengawasan disertai kesungguhan,  kerja keras, semangat pantang menyerah dan kerjasama satu sama lain dalam ikatan budaya kekitaan sebagai nilai-nilai yang melekat dan menjadi acuan bersama dalam menghadapi setiap event pertandingan.

Bila kembali  dikaitkan dengan apa yang kita harapkan dengan Korps Adhyaksa, maka hal seperti itulah  yang diperlukan. Jati diri dan pribadi  yang selaras, berintegritas, dan serasi agar tercipta tata kelola organisasi Kejaksaan yang solid, efektif, produktif dan efisien. Juga profesional, bermartabat, dan tepercaya, hingga selanjutnya Korps Adhyaksa dan Kejaksaan mendapat tempat terhormat ditengah masyarakat,  Jaksa Agung mengakhiri. (SUR).

No comments

Powered by Blogger.