Header Ads

Berbahan Sederhana Dayat Pengerajin Miniatur Butuh Rangkulan Pemerintah


PALI, BERITA-ONE.COM - Dayat asal Desa Simpang Tais, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI). 

Mampu membuat kerjainan tangan berbahan sederhana dan mudah ditemui menjadi beragam kerajinan tangan yang mempunyali nilai rupiah. 
Hasil kerajinan tersebut, berupa miniatur rumah pohon, miniatur kapal layar dan berbagai miniatur rumahan yang berbahan sederhana dan ramah lingkungan. 

Ia mengatakan, pembiayaan pembuatan kerajinan itu cukup terjangkau. 

Diakuinya, bahan yang didapatkan juga mudah dan di desanya cukup banyak, seperti, Lidi sosis ,Lem ,pisau ,gergaji ,pelitur ,cet ,gungting ,kardus bekas ,benang ,kayu ,palstik ,karben. Ujar pemuda yang berusia 22 tahun itu saat diwawancari pada acara bursa inovasi desa Kecamatan Talang Ubi, Rabu (24/7/2019)

Pembuatan miniatur ini.  Lanjutnya, merupakan suatu kehobian di waktu yang senggang dan saya lihat miniatur ini bisa untuk cindra mata maupun hiasan rumah. 
Diakuinya, memang sekarang kita terkendala dengan alat maupun pendanaan. 

Mengingat alat yang tersedia sekarang masih banyak yang manual contohnya saja kalau untuk menyelsaikan satu miniatur memakan waktu 4 jam lebih. 

Dayat juga berharap dengan keahlian yang dia punya bisa mengembangan kreatifitas potensi lokal dan menjadikan miniatur ini pendapatan desa maupun Kabupaten.

" Sejauh ini baru belajar pengembangan kerjainan tangan untuk hiasan rumah sendiri. untuk sementara memakai dana pribadi, kalaupun pemerintah bisa membantu tentu kita harapkan sekali, terutama alat dan lain sebagainya. 

Apalagi bahan yang dibutuhkan untuk membuat miniatur sangat gampang sekali di dapat di Kabupaten PALI, " ungkapnya.
 
Sementara Kepala Desa Simpang Tais Erika Peru menuturkan, sebagai pemerintah desa sangat mengapresiasi sekali dengan kerajinan ini yang sangat kreatif dan inovatif terlebih berbahan mudah terjangkau dan murah.

Diakui kades, memang sejauh ini kita baru membantu seadanya, seperti pengenalan pada acara bursa inovasi ini. Tentunya, kedepan akan kita rangkul.  

Bisa - bisa untuk penghasilan desa maupun sebagai cindra mata Kabupaten PALi.  

Kita juga berharap, pemerintah melalui dinas terkait dapat membantu pemuda - pemuda kreatif seperti ini supaya kerajinan mereka dapat berkembang, tuturnya. (SH) 

No comments

Powered by Blogger.