Header Ads

Pemkab Muba Dukung CSR Perusahaan Beri Manfaat Masyarakat Sekitar

MUBA,BERITA-ONE.COM- Bupati Muba Dodi Reza Alex Noerdin melalui Sekretaris Daerah Muba Drs H Apriyadi MSi meminta agar Pogram Corporate Social Responsibility (CSR) Perusahaan dapat disesuaikan dengan dengan program pembangunan Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin sehingga tidak terjadi tumpang tindih penyaluran dana dan praktek pembangunan. 

"Selama ini CSR Perusahaan kami lihat hanya bersifat jangka pendek dan belum menyentuh kebutuhan masyarakat sesungguhnya", dikatanya saat memimpin Rapat Koordinasi Forum Tanggungjawab Sosial Perusahaan Kabupaten Musi Banyuasin (TJSP) dan Rencana Program/Kegiatan CD / CSR Perusahaan Tahun 2019, Selasa (02/04/2019).

Lanjutnya, keberadaan perusahaan di Musi Banyuasin harus disenergikan dengan program pembangunan Pemkab Muba yang tidak bisa di cover oleh Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tetapi bisa dicover oleh Corporate Social Responsibility (CSR).

"Perusahaan di Muba harus memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar baik di bidang lingkungan, pendidikan, olahraga, kesehatan, sosial dan pengentasan kemiskinan, UMKM maupun sarana dan prasarana", dikatakannya.

Selain mewajibkan melaksanakan CSR, Apriyadi juga meminta perusahaan untuk patuh terhadap BPJS Kesehatan bagi seluruh karyawan tetap maupun buruh harian lepas sebagaimana diatur dalam undang-undang.
"Dari tahun 2004 jaminan kesehatan karyawan yang seharusnya menjadi tanggung jawab perusahaan malah dibebankan kepada Pemkab Muba, mulai sekarang kami tidak mau lagi karena aturannya sudah jelas semua perusahaan diwajibkan memasukkan semua pegawainya ke BPJS Kesehatan", pungkasnya.

Sementara itu Perwakilan dari Indofood Grup Agus Setiawan menyatakan pada perinsipnya perusahaan siap bersinergi dengan Pemkab Muba untuk bekerjasama melaksanakan kewajiban kepada masyarakat.

"Setiap perusahaan mempunyai program CSR namun dalam implementasinya sering tidak tepat sasaran, untuk itu kami harapkan melalui rapat ini bisa membantu agar tidak terjadi tumpang tindih penyaluran dana dan praktek pembangunan", harapnya.

Turut hadir dalam rapat tersebut Staf Ahli Bupati Bidang Pembangunan, Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Kepala Bappeda, Kadis Perhubungan, Kadis Perkebunan, Kadinkes, Kepala Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Peternakan, Kepala DPPPA, serta Perwakilan Perusahaan yang ada di Muba. (RM)

No comments

Powered by Blogger.