Header Ads

Pengedar Ganja 98 Kg Lebih Muhamad Imam Fadilah Dituntut Hukuman Mati



Terdakwa Muhamad Imam Fadilah
Jakarta,BERITA-ONE.COM-Terdakwa Muhamad  Imam Fadilah alias Kopral Bin Ahmad Yasin selaku pengedar narkoba jenis ganja dituntut hukuman mati oleh tim Jaksa dari Kejaksaan Negeri Tangerang di Pengadilan Negeri kota Tangerang Kamis,  21Maret 2019.

Dalam sidang yang diketuai mJelis hakim DR I Ketut Sudira SH.MH tersebut tim Jaksa yang terdiri Murati SH, Arif Susanto SH, dan Reza Pahlefi SH dalam requisitornya mengatakan, terdakwa Muhamad berdasarkan fakta-fakta hukum yang terungkap dipersidangan terdakwa telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana  “tanpa hak atau melawan hukum menawarkan untuk dijual, menjual, membeli, menerima, menjadi perantara dalam jual beli atau menyerahkan Narkotika Golongan I.

Tindakan terdakwa Muhamad menurut Jaksa seperti yang didakwakan melanggar Pasal 114 Ayat (2) Jo. Pasal 132 Ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika.

Lebih lanjut Jaksa  mengatakan,  terhadap diri terdakwa Muhamad  tidak terdapat alasan pemaaf maupun   alasan pembenar yang dapat menghapus sifat melawan hukum serta kesalahan terdakwa.

Guna memberikan kesempatan bagi terdakwa/penasehat hukumnya untuk melakuakn  pembelaannya (pleidoi)  majelis hakim menunda sidang pada Rabu, 27 Maret 2019 mendatang.

Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung (Kejagung) DR Mukri SH.MHmengatakan,
terkait tuntutan pidana mati pengedar ganja seberat 98 Kg lebih oleh JPU Kejari Kota Tangerang tersebut,  merupakan bukti keseriusan Aparat Penegak Hukum (APH), khususnya institusi Kejaksaan RI dalam memerangi jaringan pengedar narkotika.
                                               
Kasus ini betmula sekitar bulan Juli 2018 lalu terdakwa Muhamad bersama Syeven Irawan alias Buyung yang sama sama  sedang menjalani hukuman di Lapas Tangerang  karena narkoba, berbincang tentang adanya kiriman ganja yang sudah ada di Kantor Pos Tangerang.

Kemuadian Muhamad memerintah Steven untuk mengabilnya, dan disangupi Steven karena punya teman diluar yang bisa ambil barang kharam tersebut di Kantor Pos. 

Tersebutlah Yasman Yasin alias Iyus dan Ridwan Kristisnto alias Iwan/Codet yang mengabil ganja di kantor Pos tersebut.

Ganja sebanyak hampir 1 kwintal tersebut dibawa dengan kendaraan mobil yang disewa Rp 300 ribu.  Namun langkah mereka diendus pihak yang berwajib dan ditangkap setelah ganja sampai di tempat tujuan, dan digelandang kemejahijau Pengadilan Negeri Tangerang guna mempertanggung jawabkan perbuatannya  (SUR).              

No comments

Powered by Blogger.