Header Ads

Ganti Rugi Lahan Oleh PT. Bukit Asam (Persero)Tbk Terkesan Tidak Berpihak Kepada Rakyat

MUARA ENIM, BERITA-ONE. COM-Terkait permasalahan Pembayaran ganti rugi tanah yang dilakukan oleh PT Bukit Asam(Persero)Tbk  pada tahun 2012 yang lalu, tanah tersebut terletak lokasi Ataran Tanglai  Desa Darmo,Kecamatan Lawang,Kidul Kabupaten Muara Enim, Provinsi Sumateta Selatan, ternyata hanya berpihak kepada istri  Asisten Manager di internal PT.Bukit Asam(Persero)Tbk tersebut, sementara 4 warga lainnya harus menunggu tanpa batasannya

Demikian dikatakan oleh Marjani (63) warga Kelurahan Tanjung Enim Selatan Kecamatan Lawang Kidul Muara Enim yang mengisahkan perihal kekecewaannya terhadap PT Bukit Asam Tanjung Enim khususnya di bagian tim tanah atau. PATB  Bukit Asam (28/2/19)

Saya tahu betul karena pada tahun 2009 saya yang Membeli tanah tersebut dari warga desa Darmo dan surat keterangan nya di ketahui oleh Kepala Desa Darmo saat itu bapak ingram Indra.kemudian untuk menunjang hari pensiun dari PT BA saya mulai menanam karet hinhha berusia dua tahun, kemudian datang Tim Survey dan melakukan.opengukuran di kahan.milik saya termasuk milik Ny Ermadani yang mana suaminya bekerja di satuan ini juga sebagai Asmen. terang Marjani.

Pada saat dilakukan pengukuran terkait musyawarah negosiasi harga ganti rugi tanah dan tanam tumbuh di lokasi tanah saya terdapat 5 buah persil diantaranya nomor 280512 42, atas nama Saya Marjani,  43 atas nama Rodiah, momor 44 atas nama Apriyanto  untuk nomor 45 milik Ny Ermadani istri dari Asisten Manager survei PTBA yaitu bapak Heri Purwanto dan di lingkungan sehari-hari beliau adalah tetangga saya, urai Marjani.

Suatu saat secara tidak sengaja lanjut Marjani lagi bahwa saya menanyakan ke Beliau tentang pencairan ganti rugi tersebut dan dijawab beliau mereka sudah menerima sekitar  dua minggu dari proses pengukuran dan penandatanganan berita acara musyawarah ganti rugi tanam tumbuh.

Menyikap persoalan ini di mana letak kesalahan dari lahan yang kami miliki sehingga tidak dilakukan pembayaran sementara dalam surat menyurat dan berita acara ganti rugi lahan dan tansm.tumbuh sudah disetujui oleh seluruh tim termasuk senior Manager PATB yaitu Bapak Suhedi dan hanya menunggu pembayaran  jelasnya.

Lantas apa yang mendasari Tim Survey melakukan.pengukuran di tanah.milik.masyarakat yang dapat dari cara membeli dan.pada akhir pendataan di kstakan kalau tanah tersebut maduk dalam kawasan lahan Hak Guna Usaha Perusahaan BSP. apakah ini hanya metode merampas dengan cara halus.

Ketika permasalahan ini dikonfirmasi Dengan Manajemen PT. Bukit Asam(Persero)Tbk Tanjung Enim,Pak Joko Pramono melalui SMS Di WhatsAPp nya, Namun hingga berita ini diterbitkan tidak ada tangapan dan tidak ada balasannya, namun tidak hanya sampai disitu berita-one.com langsung melakukan SMS ke Sekper PTBA yaitu Bapak Suherman, ia menjelaskan melalui SMS yang isinya "Terima kasih infonya Pak.Saya coba klarifikasi dengan kawan-kawan pertanahan dulu yaa Pak".katanya singkat.  (Tas)

No comments

Powered by Blogger.