Header Ads

Disebut Laporannya Fitnah, Paijo Merasa Kebingungan

Paijo Saat Diwawancarai
OGAN ILIR-BERITA ONE-  Dengan adanya pemberitaan di media sosial, terkait laporan soal intimidasi  dirinya, itu fitnah, SUPARJO Yang Akrab Di Sapa (Paijo) yang berprofesi sebagai pedagang nasi goreng di kelurahan Payaraman ini, merasa tidak senang dan geram.

Hal tersebut diungkapkannya, Rabu (13/3/2019) kepada Beritaone, saat mengetahui beredarnya isu di media sosial tentang laporan  intimidasi terhadap dirinya,dianggap memfitnah.

PAIJO mengatakan, apa yang telah dilaporkanya tersebut sesuai dengan fakta yang terjadi sebenarnya

" Saya merasa dirugikan dengan beredarnya isu dugaan laporan memfitnah, apa saya laporkan tersebut, berdasarkan fakta yang terjadi sebenarnya, yang didukung dengan adanya saksi, saya yang menjadi korban tapi malah di isukan memfitnah, saya takut hal ini menjadi asumsi di masyarakat bahwa saya membuat laporan palsu atau keterangan yang mengada-ada, melalui media ini, saya tegaskan, " apa yang telah saya laporkan itu benar apa adanya ",  Aku Yang  Diancam, Aku Yang Rugi Karna Sudah Lamo Tak jualan Karna Masih Merasa Takut, Mala Aku Yang Di Omongi Fitna Cak Mano Itu , Ujar Paijo Biarlah Wong Bae Yang Nilai Aku Salah Atau Benarnyo ". Ungkapnya

Sebelumnya, beberapa waktu yang lalu, PAIJO membuat laporan ke Badan Pengawasan Pemilihan Umum( Banwaslu) kabupaten Ogan Ilir (OI), bahwa dirinya merasa di intimidasi dan di ancam oleh Oknum Calon Legislatip (Caleg) Dapil V,  Tanjung Batu-Payaraman, berinisial KY, yang di usung oleh partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).

Menurut PAIJO, dirinya telah dipaksa  dengan nada tinggi oleh KY, untuk Tidak Mendukung Salah Satu Calon DPRD mendukung Secara Terang Terangan  Karna Pendatang, kemudian KY juga mengucapkan kata-kata yang kurang pantas yang mejurus ke perbedaan suku/ SARA. atas dasar tersebut lah hinggah terjadi pelaporan Ke Baswaslu Ogan Ilir, saat ini. (Zaki)

No comments

Powered by Blogger.