Header Ads

RONALDO DEVINCI PIMPIN LANGSUNG PENGELEDAHAN DALAM BLOCK WBP


MUBA,BERITA-ONE.COM- Usai melaksanakan apel siaga aktualisasi tertib pemasyarakatan, Lapas Kelas IIB Sekayu Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) melakukan penggeledahan seluruh blok hunian warga binaan yang ada di Lapas tersebut.

Penggeledahan ini dipimpin langsung oleh Kepala Lapas Kelas IIB Sekayu Ronaldo De Vinci Talesa A.Md Ip SH, yang diikuti oleh 76 personil terdiri dari Satgas Kamtib, Satgas P2U, Satgas saber pungli, Satgas P4GN, Satgas Was Internal. Senin (17/12/2018).

Berdasarkan pantauan BERITA-ONE.COM, barang-barang warga binaan hingga alas tidur diperiksa dengan rapi oleh petugas. Dari penggeledahan tim ini petugas tak menemukan narkoba, namun petugas menemukan 13 alat komunikasi berupa Handphone beserta charger, headset dan beberapa benda yang tidak diperbolehkan berada di dalam Lapas seperti sendok yang telah ditajamkan, kaca, korek api dan lain – lain.

Selanjutnya, seluruh hasil penggeledahan tersebut di simpan di dalam kotak penyimpanan. Barang – barang terlarang yang masuk di lapas ini telah di kumpulkan sejak awal Ronaldo De Vinci Talesa menjabat sebagai Kalapas Kelas II B Sekayu. Kemudian, barang tersebut akan dimusnahkan pada Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, 17 Agustus 2019.
Dalam kesempatan itu, Kalapas mengatakan bahwa kegiatan seperti ini rutin dilakukan guna untuk menangkal masuknya barang-barang terlarang seperti narkoba, handphone dan lain – lain, sehingga keamanan dan ketertiban dapat tercipta di dalam Lapas / Rutan.

“Penggeledahan yang kita lakukan tidak lain untuk menstrerilkan Lapas dari barang-barang yang bisa membawa kekacauan terhadap suasana Lapas yang sudah aman seperti sekarang ini”, ucap Ronaldo.

Karena, sambungnya. Bukan sesuatu hal yang tidak mungkin, pihaknya bisa menemukan barang-barang yang dilarang dititip disana oleh para pengunjung/pembesuk yang sedang melakukan kunjungan ke Lapas yang mengalami over kapasitas ini.

“Oleh karena itu, dengan adanya penggeledahan yang di lakukan ini setidaknya bisa memberikan bukti nyata bahwa kita bekerja benar – benar PASTI yakni profesional, akuntabel, sinergi, transparan dan inovatif yang mana ada keseimbangan baik dari pihak WBP maupun petugas”, terangnya.

Lebih lanjut, bagi siapa saja yang terbukti menyeludupkan barang-barang yang dilarang maka pihaknya tidak akan segan-segan memproses orang yang bersangkutan baik itu para pengunjung / pembesuk, terlebih bagi para petugas. Karena kita mau membangun petugas Lapas yang mempunyai komitmen kuat untuk maju dan memiliki integritas dalam tugasnya. (RM)

No comments

Powered by Blogger.