Header Ads

LVRI Aceh Audensi Bersama Pangdam Iskandar Muda MayJen TNI,Teguh Wiratmoko


BIREUEN, BERITA-ONE. COM-
Kegiatan  Audensi LVRI Aceh bersama Pangdam IM Mayjen TNI Teguh Wiratmoko Kamis(26 Desember 2018)di Banda Aceh Berlangsung Sukses. 

Dalam acara audensi tersebut,inti pembicaraanya adalah membahas tentang adanya usulan Kabupaten Bireuen, untuk dijadikan Kota Juang sebagai tanda dimana, Kabupaten Bireuen merupakan satu - satunya yang mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia,selain itu juga Kabupaten Bireuen, diusulkan untuk dibangunya monumen kota juang sekaligus gedung Kota Juang,sedangkan pejuang Kolonel Husen Yusuf diusulkan menjadi sosok Pahlawan Nasional,dikarenakan beliau merupakan salah satu pejuang ( devisi x ) pada masa agresi belanda pada tahun 1947 - 1948 telah berjuang mempertahankan  keutuhan Negara Republik Indonesia.

Hal ini dikatakan Ketua DPC LVRI Bireuen AR DJuli.Kamis Malam (26 Desember 2018) Kepada Media Berita-One. Com

Turut Hadir dalam Kegiatan tersebut,Pangdam IM Mayjen TNI Teguh Wiratmoko,Kepala Badan Administrasi  Veteran ,Cadangan ,DAM,IM.Kolonel Inf.,Teguh,Ilyas Hasan Biro Humas LVRI Aceh,Mayor Purnawirawan,Olia Marta,Kapten Purnawirawan,Yunan ( Sekurity LVRI Aceh )dan Ketua DPC LVRI Kabupaten Bireuen, AR.Djuli. 
Ketua DPC LVRI Kabupaten Bireuen,AR.Djuli kepada media BeritaOne ( 26 /12/2018) mengatakan,untuk diusulkanya pejuang masa lalu sebagai Pahlawan Nasional ini cukup banyak,namun hingga hari ini tidak ada yang perduli ataupun lupa terhadap jasa - jasa mereka,ataukah menurut AR.Djuli 

Pemerintah sendiri hingga saat ini disinyalir tidak tahu tentang peristiwa itu,apalagi Pemerintah Daerah,oleh karena itu harapan AR.Djuli sebagai Ketua DPC LVRI Kabupaten Bireuen,dalam persoalan ini Pemerintah Daerah Kabupaten Bireuen Khususnya,Untuk segera memproses segala usulan agar tidak terlambat,karena hari pemilihan bisa dilakukan sebelum tanggal 10 Oktober  2019( Hari Pahlawan Nasional),kalau ini terlambat maka kita harus menunggu pada tahun mendatang lagi,hal ini  kita tidak inginkan,yang terpenting " Kata AR.Djuli Kita wajib Perduli Kepada Sejarah" ( Hendra).

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.