Header Ads

Cegahan Penyebaran Nyamuk DBD Pemkab Muba Lakukan Fogging Focus

MUBA,BERITA-ONE.COM - Di Indonesia fogging untuk mengatasi Demam Berdarah Dengue (DBD) harus memenuhi beberapa syarat terlebih dahulu. Fogging tidak bisa dilakukan sembarangan, tapi harus berdasarkan kasus. Hari ini, Selasa (11/12/2018) Dinas Kesehatan Kabupaten Muba melakukan Fogging Focus di Kelurahan Kayuara Kecamatan Sekayu.

Bupati Muba H Dodi Reza Alex Noerdin melalui Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Muba, dr Azmi Dariusmansyah menjelaskan, yang dimaksud dengan Fogging Focus adalah pengasapan dengan fokus lokasi dalam radius tertentu. Fogging pun hanya bisa dilakukan jika di sebuah daerah ditemukan lebih dari satu kasus DBD. 

"Kalau ditemukan kasus, petugas akan melakukan penyelidikan epidemologi di lokasi dengan radius 100 meter. Karena nyamuk hanya bisa terbang maksimal 100 meter. Namun, pelaksanaan fogging focus tidak bisa dilakukan secara luas. Petugas hanya melakukan fogging dalam radius 200 meter, dilakukan dalam dua siklus selama satu minggu, " katanya saat diwawancarai.

Dikatakan dr Azmi, Fogging yang dilakukan dua kali itu bertujuan untuk memberantas nyamuk-nyamuk dewasa yang kemungkinan baru melewati masa pertumbuhannya. Seperti diketahui, hanya dibutuhkan waktu delapan hari untuk jentik nyamuk berubah menjadi nyamuk dewasa. 

"Fogging itu tidak terlalu efektif untuk pemberatasan DBD karena nyamuk yang mati karena fogging itu nyamuk yang beranjak dewasa,nyamuk dewasa lari dan jentik nyamuk tidak mati,pemberantasan DBD paling ampuh dengan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) melalui 3M (Menguras,Menutup dan Mengubur), "ujarnya.

Sementara itu, Camat Sekayu, Marco Susanto SSTP MM yang turut serta di lapangan menyampaikan, mewakili masyarakat Kecamatan Sekayu, kami menyambut baik reaksi cepat yg dilakukan Dinkes Muba dalam memutus mata rantai penularan DBD di wilayah Kecamatan Sekayu, sekaligus mengajak masyarakat untuk menjaga lingkungannya masing-masing, agar senantiasa bersih memperhatikan 3 M terutama saat musim penghujan ini. (RM)

No comments

Powered by Blogger.