Home » , , , , » Sumur Minyak Ilegal Meledak 1 Orang Luka Bakar

Sumur Minyak Ilegal Meledak 1 Orang Luka Bakar

Written By Berita One on Selasa, 11 September 2018 | 07.37.00

Sumur Minyak Ilegal Meledak  1 Orang Luka Bakar
MUBA,BERITA-ONE.COM-Sumur minyak simpang kemang tepat nya biasa dikenal warga sekitar dengan nama bawah bambu Kecamatan Sanga Desa kabupaten Musi Banyuasin Propinsi Sumatera Selatan meledak pada senin (10/9/18) sekitar pukul 17,55 wib

Berdasarkan keterangan warga disekitar lokasi kebakaran yang tidak mau disebutkan nama nya mengatakan kejadian itu begitu cepat api menyambar warga yang lagi lewat bernama Pei warga ngulak yang keseharian nya sebagai tukang pijat terpental beberapa meter dengan luka bakar dimuka serta kedua tangan  Pei langsung dibantu warga dilarikan ke Puskesmas Macang Sakti.

Kejadian serupa ternyata sudah sering terjadi yang kesekian kali akibat ulah pengebor ilegal ( Ilegal Drilling ) penambang tradisional

Kapolsek Sanga Desa AKP Zanibar saat di kompirmasi awak media dilokasi kejadian selasa (11/9/18) mengatakan membenarkan kebakaran sumur minyak tradisional ini kemarin sore dan sampai sekarang api belum juga padam dengan di bantu beberapa warga menyemprot yang mengunakan  puluhan pompa air tapi api masih terus menyala.

Hal senada disampaikan Alias Bukan nama sebenarnya warga sekitar mengatakan sumur minyak ilegal tersebut diduga yang mempunyai tanah adalah samsir dikelolah untuk sumur pengeboran minyak oleh peyek warga Toman Dan Kajem warga km 5 bangun sari kecamatan Babat Toman.

Kapolpos Macang Sakti Zulpikar dilokasi kejadian membenarkan bahwa sumur minyak yang terbakar tersebut punya Peyek Warga Toman Kecamatan Babat Toman, hingga berita ini diterbitkan api belum juga padam dan tak ada satupun mobil pemadam kebakaran ada dilokasi kebakaran entah mengapa belum ada penjelasan yang pasti. (RM)

Share this article :

0 komentar:

Posting Komentar

 
Support : WebMaster | Jun Manurung Copyright © 2011. Berita One - All Rights Reserved
Template Created by Posmetro Ciber Group Proudly powered by Blogger