Home » , , , » Gelapnya Bisnis Minyak Di Bumi Serasan Sekate Muba

Gelapnya Bisnis Minyak Di Bumi Serasan Sekate Muba

Written By Berita One on Rabu, 01 Agustus 2018 | 16.37.00

Kantor PT.Petro Muba
MUBA,BERITA-ONE.COM-Sumber minyak mentah yang diambil oleh Kelompok Masyarakat Kukui ( KMK ) yang menjadi bagian kontrak  antara Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dalam hal ini PT.Petro Muba dan PT. Pertamina,Banyaknya mobil tangki PT. Petro Muba yang setiap hari mengangkut minyak yang didatangkan dari berbagai desa di Kabupaten Musi Banyuasin bahkan dari luar Muba sebut saja Bintialo,Sako Suban, Pajering, Kemang, Serta Jambi, Jelas ini sangat menyalahi aturan kontrak antara PT.Petro Muba dan PT.Pertamina

Saat dikompirmasi awak media Rabu 1/8 /2018 pukul 10.30  Direktur PT.Petro Muba Yuliar tidak mau menemui awak media padehal beliau ada diruanganya silakan temui Sekretaris nya saja.

Melalui Sekretarisnya Zulkarnain “Mengatakan saat ditanya tiga hal yang menyangkut masalah minyak ilegal bisa dijadikan legal yang dikelolah oleh Petro Muba mohon minta klaripikasinya sumber minyak mentah yang diambil oleh kelompok masyarakat kukui yang menjadi kontrak antara PT.Petro Muba danPT. Pertamina itu yang seperti apa tolong dijelaskan,

Apakah ada penertiban dan keselamatan terhadap pengelolah sumur minyak ilegal di masyarakat, pertanyaan terakhir apakah sumber sumur minyak tua yang dikelolah oleh Kelompok Masyarakat Kukui ( KMK )Di Desa Sungai Angit berasal dari dalam wilayah Sungai Angit itu sendiri .

Apakah tidak mengambil dari luar pertayaan terakhir langsung dijawab oleh Zulkarnain ya Kelompok Masyarakat Kukui yang mengelolah sumur tua didesa Sungai Angit harus dari desa Sungai Angit tidak boleh dari luar jika ada akan kami tindak tegas itu jawaban dari Zulkarnain.

Hal ini bertolak belakang dengan warga Sereka Ipin (45) mengatakan tidak benar pak mobil tangki Petro Muba itu hampir setiap hari mengambil minyak warga kami lalu di bawah masuk ke Jalan Babat Toman Menuju Sungai Angit ” Ungkap Ipin.

Hal senada juga diungkapkan Dedi (38) Warga Tanah Abang Kecamatan Batang Hari Leko dia mengatakan dalam seminggu tiga sampai empat Kali Mobil Tangki Merk Petro Muba pasti ada yang membawa  minyak kalau ditanya dibawah kemana pak minyak nya saat sopir istirahat dibawah ke Sungai Angit jawabnya dengan nada singkat.

Diduga antara PT.Petro Muba dengan PT.Pertamina ada yang tidak beres dalam bagian kontrak di harapkan pihak terkait dapat mengambil tidakan tegas bilah menyalahi aturan apalagi Kelompok Masyarakat Kukui didesa Sungai Angit banyak minyak yang diambil dari luar desa Sungai Angit. (ROM)

Share this article :

0 komentar:

Posting Komentar

 
Support : WebMaster | Jun Manurung Copyright © 2011. Berita One - All Rights Reserved
Template Created by Posmetro Ciber Group Proudly powered by Blogger