Home » , , , , » Presiden Yakin Pembangunan Menara MUI Selesai Dengan Konsep Dana Wakaf

Presiden Yakin Pembangunan Menara MUI Selesai Dengan Konsep Dana Wakaf

Written By Berita One on Kamis, 26 Juli 2018 | 06.05.00

Presiden Jokowi dan Ketua Umum MUI K.H. Maruf Amin melakukan peletakan batu pertama Menara MUI di Jakarta.
Jakarta,BERITA-ONE.COM-Presiden Joko Widodo (Jokowi) meyakini bahwa rencana pembangunan Menara Majelis Ulama Indonesia (MUI) di atas tanah seluas 18 hektare dan 17 lantai akan bisa selesai dengan konsep dana wakaf.

“Meskipun saya bukan orang kaya,  saya nanti sedikit-dikit akan memberi tidak banyak, memberikan semangat agar Menara MUI ini benar-benar bisa diselesaikan dan MUI memiliki sendiri kantor besar yaitu yang berada di lokasi ini,” ujar Presiden saat merayakan Milad ke-43 MUI dan Peletakan Batu Pertama Menara MUI di jakarta, Kamis 26 Juli 2018.

Dalam bagian lain sambutannya, Presiden mengingatkan bahwa aset terbesar bangsa Indonesia adalah persatuan dan persaudaraan. “Oleh sebab itu, pada kesempatan yang berbahagia ini marilah saya mengajak kepada kita semuanya untuk terus membangun ukhuwah islamiah kita, terus menjaga ukhuwah wathoniyah kita,  karena aset terbesar kita adalah persatuan, persaudaraan, dan kerukunan,” tutur Presiden.

Anugerah Allah yang diberikan kepada bangsa Indonesia, menurut Presiden, berbeda-beda suku, agama, dan tradisi yang terlihat dari Sabang sampai Merauke serta dari Miangas sampai Pulau Rote.

Perbedaan-perbedaan yang beragam, lanjut Presiden, akan kelihatan dari pakaian, tradisi, dan adat serta dalam mengucapkan salam yang berbeda-beda. “Inilah sekali lagi anugerah yang diberikan Allah kepada kita bangsa Indonesia dan marilah kita jaga bersama-sama. Jangan sampai persatuan, kerukunan, persaudaraan kita retak gara-gara masalah pesta demokrasi,” tambah Presiden seraya mengungkapkan masalah yang terjadi biasanya terkait pilkada dan pilpres.

Pesta demokrasi yang berlangsung 5 tahun sekali, menurut Presiden, akan sangat besar ongkos sosialnya apabila persaudaraan, kerukunan, ukhuwah, menjadi retak karena pemilihan bupati, wali kota, gubernur, maupun pemilihan presiden.

“Marilah kita bersama-sama berprasangka yang baik berpikiran positif mengembangkan pikiran-pikiran yang penuh kecintaan,” tambah Presiden sambil meniru pesan K.H Amin Ma’ruf agar mengembangkan khusnu tafahum bukan su’u tafahum agar ukhuwah terjaga.

Sebagai informasi, pembangunan Menara MUI berasal dari Wakaf, Infak, Sedekah, dan skema Reksadana Syariah yang ditargetkan selesai sebelum Munas MUI tahun 2020.

Pembangunan Menara MUI ini bertujuan untuk memenuhi frekuensi kegiatan dan program yang semakin meningkat karena secara keorganisasian mempunyai 12 komisi dan 10 lembaga selain pimpinan harian dan Dewan Pertimbangan.

Humas Seskab memgatakan, turut hadir dalam kesempatan kali ini Ketua Umum MUI Pusat K.H. Ma’ruf Amin, Wakil Presiden ke-6 Republik Indonesia Try Sutrisno, Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, Ketua Dewan Pertimbangan MUI Pusat Din Syamsudin. (SUR).

Teks foto: 
Share this article :

0 komentar:

Posting Komentar

 
Support : WebMaster | Jun Manurung Copyright © 2011. Berita One - All Rights Reserved
Template Created by Posmetro Ciber Group Proudly powered by Blogger