Home » , , , » Kejaksan Negeri Mandailing Natal Eksekusi Uang Pengganti Rp 4,217 Milyar Lebih

Kejaksan Negeri Mandailing Natal Eksekusi Uang Pengganti Rp 4,217 Milyar Lebih

Written By Berita One on Selasa, 17 Juli 2018 | 08.15.00

Kejaksan Negeri Mandailing Natal, Sumatera Utara berhasil  mengeksekusi dan meyetorkan uang pengganti yang diderita negara  sebesar Rp 4.217.501.687,00 yang dikorupsi  terpidana Inatius Herman Titus (60) ,
JAKARTA ,BERITA-ONE.COM-Kejaksan Negeri Mandailing Natal, Sumatera Utara berhasil  mengeksekusi dan meyetorkan uang pengganti yang diderita negara  sebesar Rp 4.217.501.687,00 yang dikorupsi  terpidana Inatius Herman Titus (60) , kata siaran Pers Pusat Penerangan  Hukum (Puspenkum) Kejaksaan Agung ( Kejagung) di Jakarta 17 Juli 2018.

Dikatakan, eksekusi uang pengganti atas kerugian negara ini berdasarkan putusan Pengadilan Tipikor Medan NO: 05/Pid.Sus-TPK/2017/PN.Mdn,  Sumatra Utara. Dalam eksekusi ini dipimpin langsung oleh Kepala Kejaksan Negeri (Kajari)  Mandailing Natal Arif Zahrulyani SH MH.

Kajari Arif Zahrulyani dalam kaitan ini berpesan,  " Para penyelenggara negara dan pengusaha swasta yang mengerjakan proyek-proyek dan pengadaan pengadan yang dibiayai negara untuk berhati hati hati agar tidak terlibat korupsi. Kalau terlibat korupsi hartanya bisa disita/dirampas sebagai pengganti uang negara yang dikorupsi," katanya", katanya .

Seperti siaran pers Puspenkum Kejagung yqng diterima BERITA-ONE.COM,  Ignatius Herman Titus, warga Jaka Sempurna Bekasi, Jawa Barat/Medan Sumatatera Uatara ini, diadili di Pengadilan Tipikor Medan karena melakukan tindak pidana korupsi sebesar  Rp 4, 217 milyar  lebih dalam pengadaan alat alat kesehatan untuk RS Penyabungan, Madailing  Natal Sumatra Utara  tahun 2012.

Hakim yang mengadili terdakwa Ignatius Herman Titus  bembebaskan terdakwa dari dakwaan  Primer. Dan terdalwa terbukti  korupsi pada dakwaan subsider, dimana  terdakwa dihukum 1 tahun dan  6 bulan penjara. Selain itu terdakwa diwajibkan untuk  membayar  uang pengganti sebesar Rp 4, 217 milyar lebih sesuai kerugian  yang diderita megara. Putusan ini tertuang dalam Kutipan Putusan Daftar Pidana NO: 05/Pid.sus.TPK/2017/PN.Mdn yang dikeluarkan Pengadilan Negeri Medan Sumatra Utara. (SUR).
Share this article :

0 komentar:

Posting Komentar

 
Support : WebMaster | Jun Manurung Copyright © 2011. Berita One - All Rights Reserved
Template Created by Posmetro Ciber Group Proudly powered by Blogger