Home » , , » Gara –Gara Gaji Kurang Rp.50.000 Nyawa Melayang

Gara –Gara Gaji Kurang Rp.50.000 Nyawa Melayang

Written By Berita One on Jumat, 01 Juni 2018 | 05.33.00

Tersangka Abdul Rohman
MUBA,BERITA-ONE.COM- Tak terima di tanyai masalah kekurangan gaji menjaga alat berat, Abdul Rohman warga dusun I desa pagar kaya kecamatan  Sungai keruh kabupaten Musi Banyuasin tega menghabisi nyawa Ambrik warga dusun I desa Pagar Kaya Kecamatan Sungai Keruh Kabupaten Musi Banyuasin.

Pada hari Kamis kemarin tanggal 31 Mei 2018 sekira pukul 23.00 wib.
Kejadian penganiayaan yang menyebabkan korban Ambrik meninggal dunia berawal dari permasalahan kekurangan uang gaji yang diterima korban atas pekerjaan menjaga alat berat. Dimana pada saat itu korban hanya menerima uang gaji sebesar Rp. 865.000, sedangkan rekan nya Icuk menerima uang gaji sebesar Rp.915.000.

Karena merasa tak sesuai korban pun pergi menemui tersangka yang pada saat itu sedang duduk di warung dan menanyakan kekurangan gajinya sebesar Rp.50.000. merasa tidak senang atas pertanyaan korban, lalu pelaku langsung memukul korban dibagian kepala beberapa kali, dan tersangka mengeluarkan pisau yang sudah diselipkan di pinggang lalu menusuk korban dan mengenai perut sebelah kiri korban, yang menyebabkan korban meninggal dunia dalam perjalanan menuju Puskesmas Tebing Bilang Kecamatan. Sungai Keruh Kabupaten. Muba.

Kapolres Muba melalui Kapolsek Sungai keruh Iptu Ade Nurdin, kepada wartawan BERITA-ONE.COM- membenarkan adanya kejadian tersebut, Iptu Ade menerangkan bahwa setelah mengetahui kejadian  tersebut, sekitar pukul 00.30 wib dini hari kita lakukan pendekatan kepada keluarga tersangka agar tersangka menyerahkan diri.

Setelah kita lakukan pendekatan tersangka menyerahkan diri Ke Polsek Sungai keruh. Dan saat ini tersangka sudah kita amankan di Polsek Sungai keruh guna dilakukan proses penyidikan lebih lanjut.(ROM)

Share this article :

0 komentar:

Posting Komentar

 
Support : WebMaster | Jun Manurung Copyright © 2011. Berita One - All Rights Reserved
Template Created by Posmetro Ciber Group Proudly powered by Blogger