Header Ads

Presiden : Kita Kehilangan Cindekiawan Muslim Yang Jadi Rujukan.

Presiden saat melawat almarhum di Duren Sawit, Jakarta Timur.
Jakarta,BERITA-ONE.COM-Selepas menghadiri penyerahan sertifikat hak atas tanah di Bekasi, Kamis (31/5) siang,  Joko Widodo (Jokowi) didampingi Sekretaris Kabinet (Seskab) Pramono Anung melawat ke rumah duka cendekiawan muslim Prof. M. Dawam Rahardjo yang meninggal dunia pada Rabu (30/5) lalu, di Komplek Billymoon, Duren Sawit, Jakarta Timur

Kedatangan Presiden Jokowi disambut anggota keluarga almarhum Dawam Rahardjo dan Ketua Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Pof. Jimly Asshidiqie.

Presiden Jokowi mengenang Prof. Dawam sebagai seorang cendekiawan muslim yang gagasannya menjadi inspirasi bagi para cendekiawan lain di negeri ini.

“Kita  sangat kehilangan seorang cendekiawan muslim yang lewat tulisannya memberikan gagasan-gagasan yang baik bagi negara ini dan menjadi rujukan bagi cendekiawan-cendekiawan di negara kita,” kata Presiden.

Kepala Negara juga menyebut mendiang almarhum Dawam Rahardjo sebagai seorang yang kukuh menyikapi dan melawan diskriminasi. “Beliau juga dikenal dengan sikapnya yang sangat konsisten terhadap diskriminasi dan saya kira kita kehilangan beliau,” ujarnya.

Humas Seskab mengatakan, Dawam Rahardjo meninggal dunia pada usia 76 tahun di RS Islam Cempaka Putih. Jenazah almarhum dikebumikan di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta Selatan, Kamis siang. (SUR).

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.