Header Ads

Sekitar 8 Kelurahan Yang Berada Di 4 Kecamatan Kota Prabumulih Tergenang Banjir.

PRABUMULIH,BERITA-ONE.COM-Tingginya Curah Hujan yang mengguyur kota Prabumulih selama 3 hari terakhir, mengakibatkan 4 wilayah kecamatan mulai terendam banjir. Terpantau, 8 kelurahan yang berada di empat 4 kecamatan yang terkena dampak banjir yakni kecamatan Prabumulih Barat, Prabumulih Timur, Prabumulih selatan dan Cambai.

Hingga pukul 14.00 wib. Ketinggian air belum menunjukkan tanda tanda akan menyurut. Hujan selama 4 jam yang terjadi pada Kamis pagi (15/3) menyebabkan air sungai lematang dan aliran sungai kelekar tidak bisa menampung debit air yang kian bertambah, akibatnya luapan air melimpah hingga menggenangi kawasan padat penduduk di sepanjang aliran sungai tersebut.

Dari pantauan wartawan dilapangan, Khusunya di wilayah sukaraja,  Ketinggian air mencapai lutut orang dewasa. Kondisi ini diduga karena tanggul di sepanjang aliran sungai kelekar mengalami pendangkalan sehingga membuat air meluap dan membanjiri pemukiman warga.

"Kami tak pernah mengalami banjir besar seperti ini, mungkin kondisi ini akibat pendangkalan aliran sungai kelekar, dan juga tanggul aliran air yang kian menyempit. Bagi yang rumahnya tinggi mungkin tak terlalau jadi masalah, namun kami yang rumah rendah harus merugi, ya perabotan rumah tangga kami banyak yang rusak," Ujar Nopri Warga sekitar yang terkena dampak langsung dari banjir.
Menanggapi hal itu, Kepala Dinas Sosial Kota Prabumulih, Yacub BN mengatakan, sekitar 8 kelurahan yang berada di 4 Kecamatan kota Prabumulih tergenang banjir. Berdasarkan dari hasil survey dan laporan yang diterima pihaknya, terdata sekitar 2.727 KK dengan total rincian 10.346  jiwa.

"Di kecamatan Prabumulih barat, yakni keluruahan Prabumulih dan payuputat, Untuk kecamatan Prabumulih selatan yaitu kelurahan sukaraja dan majasari, sedangkan kecamatan Prabumulih timur mencakup kelurahan karang raja dan gunung ibul sementara wilayah kecamatan cambai hanya kelurahan sungai medang saja, Berdasarkan hasil survey dan laporan yang kita terima tercatat  2.727 KK dengan total rincian 10.346  jiwa ," Ujar Yacub BN.

Menurutnya, jumlah warga yang terkena dampak bajir paling banyak adalah warga kelurahan Payuputat wilayah kecamatan Prabumulih Barat dan Wilayah kelurahan karang raja di kecamatan Prabumulih timur.
"Yang paling banyak itu wilayah kelurahan payuputat, dari pendataan yang kita lakukan sekitar 1.133 KK yang terkena banjir, Dari jumlah itu kita totalkan menjadi 4.523 jiwa. Kalau wilayah kelurahan karang raja sendiri mencapai 533 KK dengan total 1.599 jiwa," Ujar Yacub BN.

Lebih lanjut Yacub menuturkan, untuk yang berkompeten melakukan tangap darurat masalah banjir adalah bagian Umum. Namun kalau bantuan yang lain kami selaku dinsos akan berusaha mengambil bantuan dari Provinsi.  sejauh ini pihak dinsos telah menerima perintah Pjs Walikota untuk segera memberikan bantuan banjir.

"Kalau nasi kotak itu jenis tanggap darurat, biasanya tugas bagian umum. Tapi kali ini dinsos telah menyurati Dolog Di provinsi untuk mengirim bantuan pangan ke Prabumulih, insha Allah dalam waktu dekat dapat terealisasi. Nantinya bantuan dari pemkot Prabumulih sendiri akan kita sandingkan dengan bantuan provinsi mengingat korban banjir kali ini mencapai 10.346  jiwa," Jelasnya.

Sementara itu, Pjs Walikota Prabumulih, Pjs Wako Prabumulih H Richard Chahyadi AP MSi, saat dihubungi via telepon, mengatakan banjir yang melanda dibeberapa kelurahan akibat pendangkalan aliran sungai. Untuk wilayah aliran Sungai Kelekar  ada tanggul jebol serta drainase yang kurang sesuai.

"Kita sudah lakukan peninjauan langsung kelapangan, salah satu faktornya akibat pendangkalan aliran sungai, dan ada juga tanggul yang jebol," jelasnya.Saat ditanya apa langkah yang diambil Pemkot Prabumulih, Richard mengaku akan menggelar rapat khusus pada Jumat besok. "Kita gelar Rapat Khusus untuk membahas penanggulanan dan menghindari banjir yang berkelanjutan," pungkasya. (MK)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.