Header Ads

Sumur Intake PDAM Krueng Peusangan Bireuen,Terancam Punah.

 Intake PDAM Kreung Peusangan Terancam Digerus Erosi
BIREUEN,BERITA-ONE.COM - Akibat dilanda banjir, erosi tebing Krueng Tingkeum di kawasan Desa Blang Me Kecamatan Kuta Blang Kabupaten Bireuen semaikn meluas sudah mencapai sepanjang 150 - 300 meter,tetapi hingga pertengahaan januari 2018.belum ada solusi untuk menuntaskan kasus itu.hal ini disayangkan sejumlah masyarakat.

Pantauan berita-one.CO. sabtu (20/1/2018) tebing Krueng Tingkeum,erosinya semangkin meluas, sumur intake PDAM Krueng Peusangan di kawasan Desa Blang Me Kecamatan Kutablang semakin terancam dikhawatirkan akan amblas ke sungai digerus erosi tebing Krueng Tingkeum.

Direktur PDAM Krueng Peusangan Isfadli,SE kepada beritaone membenarkan,kejadian itu akibat meluasnya erosi tebing Krueng Tingkeum di kawasan Desa Blang Me, Kecamatan Kutablang sumur intake PDAM terus terancam erosi tebing Krueng Tingkeum.

Pihaknya sangat berharap kepada Dinas Pengairan Provinsi Aceh untuk  segera mengatasi erosi tebing Krueng Tingkeum yang semakin meluas yang  berakibat sangat fatal terhadap suplai air bersih bagi 5000 pelanggan tiga Kecamatan, Kutablang, Peusangan dan Kecamatan Gandapura.

Sumur Intake PDAM Kreung Peusangan di Desa Blang Me sebagai sumber utama pengambilan air bersih untuk kebutuhan masyarakat tiga kecamatan, jika sumur intake amblas ke sungai digerus erosi, sebanyak 5000 masyarakat pelanggan PDAM terancam akan terputus suplai air bersih.

“Untuk membangun kembali sumber intake jika amblas digerus erosi tebing sungai yang membutuhkan biaya besar tidak mungkin dapat dibangun dengan segera,” ujar Isfadli.

Dikatakan, hingga akhir tahun 2017,lalu PDAM Krueng Peusangan sudah memiliki 18 ribu pelanggan dari 16 kecamatan, termasuk Kecamatan Kutablang, Gandapura dan Kecamatan Peusangan. Selain itu juga akan mengancam lokasi Water Inkae PT.Arun dan PT PIM yang berdekatan dengan lokasi erosi tebing sungai di Desa Blang Me.

Menurut Isfadli pipa sumber pengambilan air untuk 13 kecamatan lainnya tidak termasuk Kecamatan Kutablang, Gandapura dan Kecamatan Peusangan, sejak pembangunan jembatan rangka baja Krueng Tingkeum dialihkan sementara ke jembatan Desa Cot Ara.

“Dalam waktu dekat akan dipasang kembali di jembatan Krueng Tingkeum yang baru selesai dibangun guna memberikan pelayanan terbaik kepada para pelanggan,” papar Isfadli.

Tgk Muhammad Yusuf, salah seorang tokoh masyarakat Kutablang juga sebagai pelanggan PDAM atas nama pelanggan tiga kecamatan sangat berharap pihak Pengairan Provinsi Aceh untuk segera menanggulangi erosi Krueng Tingkeum di kawasan Desa Blang Me yang semakin meluas. “Ini untuk mencegah terancamnya suplay air bersih PDAM bagi masyarakat tiga kecamatan,” sebutnya.( Hen).

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.