Header Ads

Yulian Gunhar : Kita Tunggu Keputusan DPP PDI Perjuangan, Jika Sudah keluar Seluruh Kader Harus Tegak Lurus

MUARA ENIM, BERITA-ONE.COM-Dengan adanya penolakan dari para pengurus anak cabang (PAC) PDIP Muara Enim kepada salah satu Balon Wakil Bupati Muara Enim dari PDIP Sadra Nugraha, S.E.politisi Partai PDI Perjuangan ini yang diisukan untuk mendampingi Bapak Dr. Ir. H. Syamsul Bahri.MM di Pemilukada Muara Enim 2018 mendatang, dari penolakan para pengurus PAC PDIP ini maka Anggota Komisi VII DPR RI dari fraksi PDI Perjuangan, Yulian Gunhar, mengaku tak punya wewenang menanggapi penolakan tersebut. Namun, dirinya ingin meluruskan bahwa siapapun kader Partai PDIP mempunyai peluang yang sama dalam hajatan pilkada, termasuk di pilkada Muara Enim 2018.

"Siapapun kader partai jika diperintahkan dan ditugaskan harus siap. Kan banyak kader-kader partai yang mencalonkan. Bisa saja Aries, Thamrin, Indra Gani, termasuk juga yang berpeluang Sadra Nugraha,” ujar Gunhar (sapaan_akrabnya) pada Berita-one. .com, Minggu (19/11/17).

Tentunya, lanjut Gunhar partai mempunyai pertimbangan-pertimbangan khusus yang berkaitan dengan pilkada, termasuk aspek-aspek lainnya yang menjadi bahan dari pertimbangan itu.
Untuk itulah politis asal Muara Enim, Sumatera Selatan itu, mengajak agar para kader tetap menunggu hasil dari keputusan DPP partai.

"Kita tunggu hasil keputusan DPP, jangan sampai kader-kader partai terpecah belah. Jika keputusan DPP sudah keluar semua, kader partai harus tegak lurus,” tegasnya.
Tak lupa, politisi senayan itu juga mengingatkan, jika Nurul Aman adalah salah satu pengurus struktural PDI pada zamannya.

“Beliau salah satu kader partai yang ikut kongres di Medan. Artinya, secara politik beliau tidak mengakui Ibu Megawati sebagai Ketua Umum Partai dari hasil Kongres pada saat itu. Ini perlu saya sampaikan karena fakta adalah sejarah dan sejarah adalah fakta,” tutup wakil rakyat yang membidangi ESDM & Lingkungan hidup dan Dikti tersebut.(PIN)

No comments

Powered by Blogger.