Home » , , » Menteri ESDM Tinjau Lokasi Mulut Tambang PT BA Di Desa Pulau Panggung

Menteri ESDM Tinjau Lokasi Mulut Tambang PT BA Di Desa Pulau Panggung

Written By Berita One on Kamis, 06 Juli 2017 | 02.06.00

MUARA ENIM, BERITA-ONE.COM-Menteri ESDM Ignasius Jonan berserta rombongan dan Bupati Muara Enim Ir. H. Muzakir Sai sohar, Kapolres Muara Enim AKBP Leo Andi Gunawan, SIK. MPP, Dandim 0404 Muara Enim dan Jajaran Direksi PTBA meninjau lokasi mulut Tambang PTBA Bangko tengah, yang diterletak di Desa Pulau Panggung, Kecamatan Tanjung Agung, Kabupaten Muara Enim, Provinsi Sumatera Selatan,kamis,(6/7/2017)

Di saat kunjungan menteri ESDM ini, GM PTBA Suhedi memberikan penjelasan kepada Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Ignasius Jonan mengenai pembangunan PLTU Banko Tengah Kecamatan Tanjung Agung yang berkapasitas 2x620 MW.

Dalam kunjungannya kali ini, Ignasius memastikan progres dan kendala yang dialami oleh PTBA dalam pembangunan yang pada tahun 2015 sudah pelaksanaan Groundbreaking.

Pada kesempatan itu, Menteri ESDM beserta rombongan didampingi Direktur Utama PTBA, Arvian Arifin, Kepala Dinas Pertambangan Sumsel, Robert Heri, Bupati Muara Enim, Muzakir Sai Sohar beserta unsur muspida Lingkup Pemerintah Kabupaten Muara Enim.

Dalam kunjungan ini Banyaknya permasalahan yang harusnya menjadi perhatian pemerintah pusat mengenai tambang- tambang batubara ilegal yang ada di Kabupaten Muara Enim.

Menteri ESDM Republik Indonesia Ignasius Jonan mengatakan, bahwa yang harus menindak permasalahan tersebut adalah pemerintah setempat.
Yakni Bupati, Kapolres, Dandim. Seharusnya itu yang menindak," ujarnya.
Apabila sudah ditindak dan ditegur oleh Bupati, Polres maupun Dandim masih saja ada yang melakukan penambangan ilegal , seharusnya pihak yang lebih tinggi yang menindak yaitu Gubernur yang bergerak. Tegasnya

" Untuk sementara ini Gubernur juga tidak pernah ada laporan ke kita," ungkap Jonan.
Ignasius juga menilai, kerugian negara atas tindakan penambangan ilegal yang dilakukan oleh oknum ini tidak terlalu besar. "Kalau masalah royalti yang diterima negara kan tidak besar. Penambangan yang dilakukan bukan seperti yang dilakukan  oleh PTBA," imbuhnya

Namun, kerusakan alam lah yang harusnya menjadi perhatian kita semua, Kalau kerusakan alam diakibatkan penambangan ilegal tersebut itu yang harusnya kita khawatirkan," tutup johan(ADV/PIN)

Share this article :

0 komentar:

Posting Komentar

 
Support : WebMaster | Jun Manurung Copyright © 2011. Berita One - All Rights Reserved
Template Created by Posmetro Ciber Group Proudly powered by Blogger