Home » , , » Bupati Muara Enim : Pancasila Idieologi Bangsa, Jaga Persatuan,Kesatuan, NKRI Bhenineka Tunggal ika

Bupati Muara Enim : Pancasila Idieologi Bangsa, Jaga Persatuan,Kesatuan, NKRI Bhenineka Tunggal ika

Written By Berita One on Kamis, 01 Juni 2017 | 03.16.00

MUARA ENIM, BERITA-ONE.COM-Dalam Rangka memperingati hari lahir pancasila yang tepatnya pada tgl 1 juni 2016, Pemerintah Kabupaten Muara Enim dihari lahir pancasila ini dengan tema, "Saya Indonesia, Saya Pancasila," yang digelar dihalaman Pemkab Muara Enim, kamis (1/6/2017)

Diperingati hari lahir pancasila ini berdasarkan Surat Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 24 tahun 2016 tentang hari lahir Pancasila,karena pancasila adalah dasar idieologi bangsa Indonesia, yang berdasarkan UUD 1945.

Peringatan hari lahir Pancasila di Kabupaten Muara Enim, Bupati Muara Enim Ir. H. Muzakir Sai sohar bertindak sebagai Inspektur Upacara sekaligus membacakan Teks Pancasila.

Upacara peringatan hari lahir pancasila ini dihadiri oleh Bupati Muara Enim, Ir. H. Muzakir Sai Sohar, Wakil Bupati Muara Enim H.Nurul Aman, SH, Sekda Muara Enim Ir. Hasanudin. Msi, Ketua Tim PKK Kabupaten Muara Enim DR. Hj. Shinta Paramitah Sari Muzakir. SH. M.hum,Forum Komukasi Daerah Kabupaten Muara Enim, Kepala Dinas, Kepala Kantor, Kepala Badan beserta staf dan jajarannya lingkup Pemerintah Kabupaten Muara Enim, dan para undangan launnya yang hadir.

Bupati M. Enim Muzakir menyampaikan dalam sambutannya, Upacara Peringatan hari lahirnya Pancasila untuk yang pertama kalinya, Upacara ini meneguhkan komitmen kita agar lebih mendalami, menghayati dan mengamalkan nilai-nilai luhur Pancasila sebagai dasar bermasyarakat,berbangsa dan bernegara, Pancasila ini merupakan hasil dari satu kesatuan proses yang dimulai dengan Rumusan Pancasila tanggal 1 juni 1945 yang dipidatokan Ir. Soekarno, piagam jakarta 22 juni 1945,dan rumusan final Pancasila tanggal 18 Agustus 1945, adala jiwa besar para founding fathers,  para ulama dan pejuang kemerdekaan dari seluruh pelosok nusantara sehingga kita bisa membangun kesepakatan bangsa yang mempersatukan kita, "Harus diingat bahwa kodrat bangsa indonesia adalah keberagaman, takdir tuhan untuk kita adalah keberagaman,dari sabang sampai merauoke adalah keberagaman, dari miangas sampai Rote adalah juga keberagaman, berbagai Etnis,  Bahasa,adat istiadat, agama, kepercayaan dan golongan bersatu padu untuk membentu indonesia, itulah kebihinneka tunggal ika-an kita",ujar Muzakir

Lanjut Muzakir, Dalam kehidupan berbangsa dan bernegara kita sedang mengalami tantangan, kebhinekaan kita sedang diuji, saat ini ada pandangan yang mengancam kebhinekaan kita,saat ini ada sikap tidak toleran yang mengusung idieologi selain Pancasila, Masalah ini semakin mencemaskan tatkala diperparah oleh penyalahgunaan media sosial yang banyak menggaungkan berita HOAK alias kabar bohong, jadi Kita perlu belajar dari pengalaman buruk negara lain yang dihantui oleh radikalisme, konflik sosial, terorisme dan perang saudara. Dengan Pancasila dan UUD 1945 dalam bingkai NKRI dan Bhinneka Tunggal lka, kila bisa terhindar dari masalah tersebut. Kita bisa hidup rukun dan bergotong royong untuk memajukan negeri. Dengan Pancasila, lndonesia adalah harapan dan rujukan masyarakat internasional untuk membangun dunia yang damai, adil dan makmur di tengah kemajemukan. Oleh karena itu, Komitmen pemerintah untuk penguatan Pancasila sudah jelas dan sangat kuat. Berbagai upaya terus kita lakukan. Telah diundangkan Peraturan Presiden Nomor 54 Tahun 2017 tentang Unit Kerja Presiden Pembinaan ldeologi Pancasila. Bersama seluruh komponen bangsa, untuk memperkuat pengamalan Pancasila dalam kehidupan sehari-hari, yang terintegrasi dengan program-program pembangunan.yang menjadi bagian integral dari pengamalan nilai-nilai Pancasila,katanya.

Sekali lagi kata Muzakir, jaga perdamaian, jaga persatuan, dan jaga persaudaraan di antara kita. Mari kita saling bersikap santun, saling menghormati, saling toleran, dan saling membantu untuk kepentingan bangsa. Mari kita saling bahu-membahu, bergotong royong demi kemajuan lndonesia, "Kita lndonesia, Kita Pancasila. Semua Anda lndonesia, semua Anda Pancasila. Saya lndonesia, saya Pancasila".Pungkas Muzakir. (ADVERTORIAL -HUMAS-PIN)
Share this article :

0 komentar:

Posting Komentar

 
Support : WebMaster | Jun Manurung Copyright © 2011. Berita One - All Rights Reserved
Template Created by Posmetro Ciber Group Proudly powered by Blogger